Lawan Argentina, Belanda akan siapkan strategi penalti

krul

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Penjaga gawang Belanda, Tim Krul, akan mempelajari penalti-penalti Argentina.

Penjaga gawang tim nasional Belanda Tim Krul mengaku ‘de Oranje’ akan menyiapkan strategi khusus jika pertandingan menghadapi Argentina pada babak semifinal, Rabu (09/07) dini hari waktu Indonesia, berakhir dengan adu penalti.

“Kami akan menganalisa setiap tendangan penalti Argentina, pada Senin (07/07). Kami akan duduk bersama dan menyusun sebuah rencana,” kata Krul sebagaimana dikutip Press Association.

Kiper Newcastle United itu mampu mementahkan dua tendangan penalti Kosta Rika pada babak perempat final yang berlangsung pada Minggu (06/07) di Salvador, Brasil.

Meski demikian, Krul juga mendapat kritik lantaran dia berbicara kepada setiap pemain Kosta Rika selagi mereka bersiap mengeksekusi penalti. Pria setinggi 1,87 meter itu dinilai tidak menjaga nilai-nilai sportivitas.

“Saya yakin saya tidak berbuat salah. Saya tidak berbuat sesuatu yang gila. Pun saya tidak berteriak dengan sikap agresif. Saya cuma mengatakan kepada mereka bahwa saya tahu arah tendangan mereka karena saya sudah menganalisanya.

“Saya mencoba masuk ke kepala mereka dan itu berhasil lantaran saya menghalau dua tendangan penalti. Itu adalah cara yang bagus untuk mempengaruhi penendang penalti dan saya gembira untuk kembali melakukannya,” kata Krul.

Dalam ajang Piala Dunia kali ini, Argentina belum pernah terlibat adu penalti. Namun, sejumlah pemerhati sepak bola menduga Lionel Messi akan menjadi salah satu eksekutor.

Strategi brilian

Untuk menyiasatinya, Krul meyakini pelatih timnas Belanda Louis van Gaal menyimpan strategi brilian lainnya.

"Adalah sebuah kehormatan untuk memiliki pelatih seperti dia (Van Gaal). Klub seperti Manchester United mengetahui pendapat dunia sepak bola terhadap dia. Dia telah membuktikan dalam turnamen ini dan dia telah menunjukkan kualitas taktik yang dia miliki,” kata Krul.

Saat menghadapi Kosta Rika, Van Gaal memasukkan Krul dua menit sebelum babak kedua perpanjangan waktu berakhir.

Belakangan, menurut Van Gaal, dia sengaja tidak memberitahu kiper utama, Jasper Cillessen, bahwa Krul telah dipersiapkan untuk adu penalti guna menjaga konsentrasi Cillessen.