Sikap Demokrat dan Golkar belum resmi

Partai Demokrat
Keterangan gambar, Partai Demokrat akan meresmikan sikap mereka tanggal 20 Mei.

Partai Demokrat telah menyelesaikan rapat pimpinan nasional hari Minggu (18/05) dan walau masih membuka kemungkinan untuk berkoalisi, mereka memberikan isyarat untuk menjadi partai oposisi dalam lima tahun ke depan.

Sikap resmi Partai Demokrat akan diumumkan tanggal 20 Mei namun Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat, menjelaskan <link type="page"><caption> Partai Demokrat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/05/140516_hasil_konvensi_demokrat.shtml" platform="highweb"/></link> tidak ingin memihak kubu mana pun.

"Jika Partai Demokrat tidak berada di pemerintahan untuk periode lima tahun mendatang, justru Partai Demokrat dapat secara sungguh-sungguh melaksanakan pembenahan dan peningkatan diri partai dan para kadernya. Seraya, sekaligus mendengarkan kritik dan koreksi yang membangun dari masyarakat luas, dari rakyat kita," kata SBY.

Sementara itu, Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar belum memutuskan untuk berkoalisi dengan partai mana.

Komunikasi politik

Namun, Rapimnas Partai Golkar memutuskan untuk memberi kepercayaan penuh kepada ketua umumnya untuk melakukan komunikasi politik, kata Yorris Raweyai, ketua DPP Partai Golkar.

"Dalam pertemuan-pertemuan partai itu, mereka membicarakan tentang platform untuk kepentingan bangsa ke depan. Nah, sekarang kan dia (Aburizal Bakrie) mengerucut," ungkap Yorris.

Yorris pun berpendapat Aburizal Bakrie akan memutuskan untuk berkoalisi dengan <link type="page"><caption> Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/05/140517_koalisi_hanura_pdip.shtml" platform="highweb"/></link>.

Sikap Menunggu

Langkah sejumlah partai politik yang belum bersikap hingga saat-saat terakhir, dinilai pengamat politik Dodi Ambardi tidak merugikan pihak mana pun.

"Kalau satu pasti, satu bingung, nah yang pasti itu bisa segera berkampanye. Nah, karena dua-duanya bingung, gak jelas nih mana yang mau dikampanyekan," ujar Dodi.

Dodi pun memperkirakan para partai politik akan terus melakukan komunikasi politik hingga batas waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden tanggal 20 Mei mendatang.

<link type="page"><caption> Komisi Pemilihan Umum</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/05/140509_rekapitulasi_kpu.shtml" platform="highweb"/></link> menetapkan tanggal 18 hingga 20 Mei sebagai waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden.

Para calon presiden dan wakil presiden juga harus mengikuti pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani yang dijadwalkan dari tanggal 19 hingga 23 Mei 2014.