Dahlan unggul di konvensi Demokrat

Dahlan Iskan menjadi peserta konvensi capres Partai Demokrat dengan tingkat elektabilitas tertinggi.
Dalam keterangan yang dikeluarkan hari Jumat (16/05) Dahlan menempati posisi tertinggi dari 11 peserta konvensi lain, menurut survei yang dilakukan tiga lembaga.
Namun peserta konvensi dengan tingkat elektabilitas tertinggi ini dipastikan tidak akan maju di pilpres bulan Juli karena perolehan suara Demokrat di pemilihan legislatif kurang dari 25%.
Hanya partai atau gabungan partai yang mendapatkan 25% suara di pemilihan legislatif atau yang mendapatkan 20% kursi DPR yang boleh mengajukan capres dan cawapres, sementara suara Demokrat 10,9%.
Faktor Partai Golkar
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga menjabat ketua Majelis Tinggi Partai, mengatakan Demokrat mempertimbangkan berkoalisi dengan partai lain.
"Membangun koalisi tentu harus berangkat dari kehendak untuk berkoalisi. Tidak mungkin Partai Demokrat akan berkoalisi dengan sebuah kekuatan yang tidak punya kehendak dalam apa pun, untuk berjuang bersama Partai Demokrat," kata Yudhoyono.
Pengamat politik Sebastian Salang mengatakan di atas kertas Demokrat bisa menggandeng Partai Golar untuk mengajukan calon sendiri.
"Kalau Golkar belum menyatakan diri bergabung dengan PDIP, maka Demokrat masih berpengaruh. Tapi kalau Golkar sudah resmi bergabung ke PDIP maka Demokrat tidak menjadi suatu faktor lagi," jelas Sebastian.
Survei menunjukkan dari nama-nama capres yang beredar sejauh ini, Joko Widodo mencatat tingkat elektabilitas tertinggi di angka 45%, disusul Prabowo Subianto dengan 35%, dan Aburizal Bakrie dengan 8%.









