Pengungsi Kelud khawatirkan ternak dan kebun

Sumber gambar, AP
Pengungsi mulai mengkhawatirkan kondisi tanaman dan ternak setelah kurang dari 24 jam meninggalkan rumah menuju lokasi pengungsian di sekitar kaki Gunung Kelud, di Kediri Jawa Timur.
Sebagian besar warga lokasi terdampak letusan bekerja sebagai petani atau buruh tani, dengan tanaman andalan padi, palawija dan nanas.
Banyak pula warga yang berprofesi sebagai peternak sapi, untuk memasok produksi susu segar pada sebuah perusahaan susu di Ngantang, Malang.
Suliyani, 35, yang mengungsi ke Balai Desa Tawang, kecamatan Wates, sekitar 30km dari sumber letusan mengaku sangat ingin menengok kebun nanasnya yang baru selesai dipupuk beberapa hari lalu.
"Gimana ya, kondisinya panas begini. Apa ya pada tahan, mungkin sudah mati juga, rusak," keluhnya pada Dewi Safitri dari BBC Indonesia.
Bersama tetangga, orangtua, suami dan anak, ia <link type="page"><caption> mengungsi dengan panik</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/02/140214_kelud_kisahpengungsi.shtml" platform="highweb"/></link> Kamis (14/02) malam, begitu mendengar Gunung Kelud mulai berguncang.
'Yang penting selamat'
Edwi Joko Susanto, 31, juga meninggalkan rumah dalam kondisi terburu-buru dengan membawa serta orang tua, istri, saudara dan anak yang masih balita.
"Ini nasib sapi saya bagaimana, juga belum tahu.
"Tadi pagi belum diperah, sore ini juga tidak diperah. Rumputnya juga belum ada," Edwi bercerita melalui sambungan telepon dari lokasi pengungsian yang sama dengan Suliyani.
Warga di Desa Rejomulyo Kecamatan Ngancar, kampung halaman Edwi, sebagian dikenal yang juga berprofesi sebagai peternak sapi perah.
"Ini dilarang pak Polisi mau lihat ke rumah, ya sudah mau bagaimana. Yang penting nyawa selamet dulu," tambahnya pasrah.

Sumber gambar, AFP Getty Images
Suliyani dan Edwi adalah sedikit dari sekitar puluhan ribu pengungsi yang menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana saat ini diamankan dari desa-desa mereka yang ebrada dalam jangkauan 10km letusan Gunung Kelud.

Sumber gambar, AP
Dua <link type="page"><caption> warga lanjut usia tewas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/02/140213_keludvictims.shtml" platform="highweb"/></link> di desa yang berbeda, setelah rumah mereka ambruk tak mampu menahan tumpukan <link type="page"><caption> abu vulkanik dan batu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/02/140214_kelud_kisahpengungsi.shtml" platform="highweb"/></link> yang terlontar pasca letusan.
Presiden Susilo bambang Yudhoyono mengumumkan akan berkunjung ke lokasi bencana setelah upaya tanggap darurat dilangsungkan.









