El Pais in Chavez image row

Belajar bahasa Inggris melalui dua berita BBC. Berita pertama tentang surat kabar Spanyol yang menerbitkan foto salah Presiden Venezuela, Hugo Chaves, dan yang kedua tentang dakwaan terhadap orang yang menyebarkan virus komputer.
El Pais in Chavez image row
A Spanish newspaper, El Pais, has apologised for publishing what it called a false photograph of the Venezuelan president, Hugo Chavez, who is receiving treatment for cancer in Cuba.
The image, which appeared on the newspaper's front page, showed a close-up of the head of a man with no hair, and a tube coming out of his throat.
El Pais said it obtained the photograph from a Spanish news agency and had been unable to verify its authenticity.
The Venezuelan government described it as grotesque and false. El Pais has now removed the image from its website and withdrawn the first edition of the newspaper.
El Pais terlibat sengketa soal foto Chavez
Surat kabar Spanyol, El Pais, meminta maaf karena menerbitkan apa yang mereka sebut foto yang salah dari Presiden Venezuela, Hugo Chaves, yang tengah dirawat karena kanker di Kuba.
Foto yang muncul di halaman depan surat kabar itu, menunjukkan foto dari jarak dekat kepala seorang pria tanpa rambut dan dengan selang keluar dari kerongkongannya.
El Pais mengatakan mereka mendapatkan foto itu dari satu kantor berita Spanyol dan tidak dapat memastikan keasliannya.
Pemerintah Venezuela menggambarkan penerbitakan foto itu sebagai sesuatu yang aneh dan salah.
El Pais telah mencabut foto itu dari situs mereka dan menarik edisi pertama surat kabar tersebut.
Three charged with financially destructive computer virus

In the United States, three people have been charged with creating and distributing a computer virus that experts say was one of the most financially destructive yet seen.
The Gozi virus infected a million computers around the world from 2005 until March last year.
It was used to access personal bank information and steal hundreds millions of dollars. A Manhattan prosecutor said the three men -- a Russian, a Latvian and a Romanian -- ran a modern day bank robbery ring that required neither a gun nor a mask.
Tiga orang didakwa karena virus komputer
Tiga orang dikenai dakwaan menciptakan dan menyebarkan virus komputer yang menurut para ahli salah satu yang paling merugikan dari sisi finansial.
Virus Gozi ini mempengaruhi satu juta komputer di seluruh dunia dari 2005 sampai Maret tahun lalu.
Virus ini digunakan untuk mengakses informasi pribadi bank seseorang dengan curian sebesar ratusan juta dolar.
Seorang jaksa Manhattan mengatakan tiga pria itu - satu Rusia, warga Latvia dan Rumania- melakukan jaringan perampokan bank secara modern yang tidak memerlukan senjata atau masker.









