Indonesia cetak sejarah, melangkah ke final Piala Thomas dan Piala Uber 2024

Piala Uber

Sumber gambar, Antara Foto

Keterangan gambar, Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Ribka Sugiarto (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) saat melawan pebulu tangkis China Chen Qing Chen dan Jia Yi Fian dalam final Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024).

Indonesia berhasil mencetak momen bersejarah dengan menembus final Piala Thomas dan Piala Uber di Chengdu, China, pada Sabtu (04/05). Terakhir kalinya Indonesia mencapai final kedua ajang bersamaan adalah pada 1998.

Sayangnya, pada final Piala Uber yang digelar Minggu (05/05), Indonesia harus menelan kekalahan 0-3 atas China.

Bagi Indonesia, ini merupakan final pertama bagi tim putri di Piala Uber sejak edisi 2008, ketika Maria Kristin, Lilyana Natsir dan kawan-kawan menantang tim China di kandang sendiri, dan kalah 0-3.

Bagi China, kemenangan dari Indonesia ini memperpanjang rekor 16 kemenangan mereka, sebagai tim putri tersukses sepanjang masa pada ajang beregu putri ini.

Sebelumnya, tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengalahkan Wang Tzu Wei dua game langsung sekaligus mengunci kemenangan telak 3-0 atas Taiwan pada babak semifinal Piala Thomas.

Dua kemenangan lainnya diraih ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto serta tunggal putra, Anthony Ginting.

Fajar/Rian menang atas Lee Yang dan Wang Chi-Lin dengan skor 16-21, 21-19, 21-18.

Adapun Anthony Ginting mengalahkan Chou Tien Chen dua game langsung, 21-18, 21-19.

Di final, Indonesia akan berhadapan dengan tuan rumah China yang mengalahkan Malaysia 3-1 pada babak semifinal.

Anthony Ginting melakukan selebrasi usai menang atas pebulu tangkis Taiwan Chou Tien Chen dalam semifinal Piala Thomas 2024

Sumber gambar, ANTARA FOTO

Keterangan gambar, Anthony Ginting melakukan selebrasi usai menang atas pebulu tangkis Taiwan Chou Tien Chen dalam semifinal Piala Thomas 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Sabtu (4/5/2024). Ginting menang 21-18, 21-19

Terakhir kalinya tim Thomas dan Uber Indonesia sama-sama lolos ke final adalah pada 1998.

Saat itu, hanya tim Thomas yang sukses meraih juara usai mengalahkan Malaysia 3-2.

Sedangkan tim Uber menempati peringkat dua setelah kalah dari China 1-4.

Piala Uber, ganda putri Indonesia

Sumber gambar, Antara Foto

Keterangan gambar, Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari (kiri) dan Ribka Sugiarto (kanan) mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Korea Selatan Jeong Na Eun dan Kong Hee Yong dalam semifinal Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Sabtu (4/5/2024).

Perlawanan maksimal

Di sektor putri, Indonesia berhasil menuju ke final Piala Uber 2024 guna mengakhiri puasa gelar selama 28 tahun.

Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung menelan kekalahan pertamanya di rangkaian pertandingan Piala Uber 2024, dari wakil tuan rumah Chen Yu Fei pada babak final, Minggu (05/05).

Gregoria harus mengakui keunggulan Chen setelah takluk melalui dua gim langsung dengan skor 7-21, 16-21 dalam tempo 37 menit, pada laga yang digelar di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China.

“Aku mau meminta maaf untuk tim dan diri sendiri karena aku tidak menampilkan permainan yang bagus hari ini,” kata Gregoria saat ditemui usai pertandingan, seperti dikutip dari kantor berita Antara.

Gregoria Mariska Tunjung, Uber

Sumber gambar, Antara Foto

Keterangan gambar, Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis China Chen Yu Fei dalam final Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024)

Selanjutnya, pasangan ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah pada partai puncak Piala Uber 2024.

Fadia/Ribka kalah dari Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dua gim langsung 11-21, 8-21. Hal ini membuat Indonesia tertinggal 2-0 dari China setelah pada partai pertama tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung kalah dari Chen Yu Fei dengan skor 7-21, 16-21.

Ganda putri Indonesia, Piala Uber

Sumber gambar, Antara Foto

Keterangan gambar, Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Ribka Sugiarto (kanan) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kiri) saat melawan pebulu tangkis China Chen Qing Chen dan Jia Yi Fian dalam final Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024).
Lewati Whatsapp dan lanjutkan membaca
Akun resmi kami di WhatsApp

Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.

Klik di sini

Akhir dari Whatsapp

Tunggal putri Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo memberikan perlawanan maksimalnya demi menjaga harapan tim putri Indonesia untuk tetap melanjutkan perjuangannya di final Piala Uber 2024, Minggu (05/05).

Namun, Ester harus mengakui keunggulan wakil tuan tuan He Bing Jao melalui rubber game ketat 10-21, 21-15, 17-21 dalam tempo 68 menit, pada pertandingan yang digelar di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China.

Dengan ini, maka dipastikan bahwa China menang 3-0 atas Indonesia dan membawa pulang trofi Piala Uber 2024.

Pada rangkaian Piala Uber 2024, China adalah tim putri yang tidak pernah menelan satu pun kekalahan.

Tim Negeri Bambu ini menang 5-0 atas Singapura, Kanada dan India. China juga menang 3-0 atas tim Denmark, Jepang, dan Indonesia, masing-masing di babak perempat final, semifinal, dan final.

Baca juga:

Terakhir kalinya Indonesia menjuarai Piala Uber adalah pada 1996. Adapun terakhir kalinya berlaga di final Piala Uber adalah pada 2008 di Jakarta.

Sebelumnya, kepastian melajunya Indonesia ke final Piala Uber 2024 didapat setelah Komang Ayu Cahya mengalahkan Kim Min Sun (Korea Selatan) pada babak semifinal antara Indonesia dan Korea Selatan. Komang menang dengan skor 17-21, 21-16, dan 21-19.

Kemenangan Komang membuat Indonesia unggul 3-2 atas Korea Selatan.

Tim Uber

Sumber gambar, Antara Foto

Keterangan gambar, Tim bulu tangkis putri Indonesia membawa bendera Merah Putih saat merayakan kemenangan usai mengalahkan Korea Selatan dalam babak semifinal Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Sabtu (4/5/2024).

Indonesia terakhir kali menjuarai Piala Uber pada 1996, sekaligus menjadi gelar juara yang ketiga di ajang tersebut. Sementara China merupakan negara yang paling banyak merengkuh Piala Uber dengan total 15 gelar juara.

Jika mampu mengalahkan China di final, Indonesia akan menorehkan sejarah karena sudah 28 tahun Indonesia puasa gelar di Piala Uber.

Indonesia terakhir kali meraih Piala Uber pada 1996 saat masih diperkuat sejumlah pemain legenda, seperti Susi Susanti dan Mia Audina.

Kala itu, Susi Susanti dan kawan-kawan berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan Korea Selatan di semifinal dan menundukkan China 4-1 di final.