Pria yang mengubah Lenin menjadi Darth Vader

Patung Darth Vader
Keterangan gambar, Untuk menjadi patung baru, struktur asli diperkuat dengan tambahan helm serta sayap jubah.

Alexander Milov mentransformasikan mantan pemimpin Komunis, Lenin, menjadi tokoh jahat dalam Star Wars.

“Saya lahir di Uni Soviet, jadi saya adalah anak dari negara yang sudah tidak ada lagi,” kata pematung Ukraina, Alexander Milov di Odessa, kepada BBC Culture lewat telepon dengan bantuan bahasa Inggris istrinya, Margaret.

“Saya ingin menyimpan monumen sejarah. Saya ingin membersihkan sistem operasi dan menyimpanya dalam mesin penyimpan utama untuk kenangan.”

Dan Margaret tertawa saat menterjemahkan metafora itu.

Tapi karya terakhir Milov tidak seperti sebuah monumen sejarah.

Berdiri di sebuah lapangan yang tidak menarik di samping sebuah pabrik di Odessa, wujud tokoh hitam itu lebih terlihat seperti sebuah poster di kamar tidur dan bukan di halaman buku pelajaran.

Menurut pematungnya, patung itu adalah monumen pertama dunia untuk Darth Vader, yang dibuat dari patung Vladimir Lenin di tempat itu.

Menanggapi upaya de-Komunisasi

Sejauh ini patung tesebut bukanlah untuk mencari perhatian.

Tapi Milov sedang menanggapi undang-undang yang disebutnya sebagai ‘de-Komunisasi’ yang disahkan parlemen Ukraina pada April 2015. Undang-undang itu meminta pencabutan lambang-lambang Komunis, baik itu monumen maupun nama-nama tempat.

Alexander Milov

Sumber gambar, VOLODYMYR SHUVAYEV AFP Getty Images

Keterangan gambar, Alexander Milov tidak ingin patung Lenin dihancurkan begitu saja.

“Kami tidak mau merusak patung namun monumen Lenin akan dihancurkan berdasarkan undang-undang itu,” kata Milov.

“Saya putuskan mengambil monumen Lenin dan mengubahnya menjadi monumen untuk Darth Vader, karena pada saat ini Darth Vader adalah tokoh politik di Ukraina.”

Para calon anggota parlemen dengan nama Darth Vader dan dari karakter Star Wars lainnya, seperti Chewbacca dan Yoda, mendaftar untuk ikut pemiihan parlemen Ukraina 2014.

“Kami nonpolitis,” kata Milov, “namun kami putuskan, seperti kata peribahasa Rusia ‘satu tembakan untuk dua kelinci’. Menyelamatkan monumen Lenin namun sekaligus juga menghilangkannya dari pandangan mata lewat membuat karya seni baru dengan pemikiran baru.”

Dia berharap akan menciptakan sebuah taman dengan lebih banyak monumen Komunis.

“Kami mengumpulkan semua patung, seperti Lenin, dan kami ingin membuat taman bagi pahlawan yang kesepian pada masanya,” jelas Milov.

“Saya ingin membawa patung dari lapangan di pusat kota dan menaruh mereka di tempat lain seperti Disneyland, yang bisa dikunjungi. Menurut saya jika patung-patung itu dirusak, maka generasi mendatang tidak punya kesempatan lagi untuk menyimpulkan sendiri apakah mereka membutuhkan patung-patung itu atau tidak.”

Idealnya, tambah Milov, dia ingin mempertahankan patung itu sebagaimana adanya. “Namun jika kami tidak punya pilihan, saya ingin mengubahnya menjadi karakter-karakter dari kartun jaman Uni Soviet.”

Untuk membuat patung barunya, Milov memperkuat struktur yang asli dan menambahkan helem serta sayap jubah dari campuran titanium.

Dia juga memasukkan mesin penyebar Wi-Fi ke dalam kepala Vader. Patung itu menjadi pengingat bahwa kita tidak bisa mengendalikan kenangan yang tidak tersimpan.

“Saya ingin membuat sebuah lambang dari budaya pop Amerika yang sepertinya lebih tahan lama dibanding cita-cita Uni Soviet.”

<italic>Versi bahasa Inggris tulisan ini bisa Anda baca <link type="page"><caption> The man who turned Lenin into Darth Vader</caption><url href="http://www.bbc.com/culture/story/20151023-the-man-who-turned-lenin-into-darth-vader" platform="highweb"/></link> di <link type="page"><caption> BBC Culture</caption><url href="http://www.bbc.com/culture" platform="highweb"/></link>.</italic>