Ketika Emil, Aher, dan Ahok ikut dibincangkan dalam banjir Bandung

Sumber gambar, BPBD JABAR
Banjir yang terjadi Pasteur dan Pagarsih, Bandung, Senin (24/10) membuat banyak orang terkejut dan perbincangan pun ramai di media sosial.
Sutopo Purwo Nugroho dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan meluapnya Sungai Citepus, jebolnya bendungan, dan pendangkalan sungai serta sampah menjadi penyebab.
Satu orang tewas dan sekitar seribu rumah di empat wilayah mengalami kerusakan. Berikut sejumlah hal yang paling banyak menarik perhatian internet:
1. Ketika mobil yang hanyut terbawa banjir...

Sumber gambar, TWITTER
Berbagai video memperlihatkan adegan dramatis ketika <link type="page"><caption> sejumlah mobil terseret arus banjir</caption><url href="https://twitter.com/Sutopo_BNPB/status/790533834236239872" platform="highweb"/></link>. Sebuah <link type="page"><caption> mobil hitam bahkan hanyut ke sungai</caption><url href="https://www.facebook.com/bambang.tejo/videos/10209935194031526/" platform="highweb"/></link> di Jalan Pagarsih dan hilang, membuat orang-orang tekejut. "Wuih ngeri juga banjirnya sampai mobil terseret," kata satu pengguna Twitter.
Ungkapan keprihatinan mengalir dengan lebih dari 50.000 kicauan di Twitter. Dilihat dari foto ini, Jalan Pasteur telah berubah seperti sungai.

Sumber gambar, TWITTER
Laporan terakhir yang BBC Indonesia terima menyebut bahwa mobil hitam yang terbawa arus sungai akhirnya telah ditemukan.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada laporan adanya seorang warga yang tewas ketika mencoba menyelamatkan orang lain yang terperangkap banjir, yang kemudian disebut sebagai 'pahlawan' oleh Wakil Gubernur Jawa Barat.
2. 'Ketika Ridwan Kamil minta maaf, Aher berdoa...'
Dalam Facebook, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan pihaknya memohon maaf dan berjanji akan memasang 'sistem tol air' di area itu. Banyak orang lantas membandingkan respons Ridwan Kamil dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) ketika banjir datang.
"Bandung banjir lagi. Gubernur Jabar ke mana? Oh iya, kata Aher cukup doa saja. Usaha menguranginya nanti dulu," kata satu pengguna Twitter.
Ini tampaknya merujuk pada pernyataan Aher Maret lalu ketika banjir terjadi di kabupaten Bandung. Ketika itu, seperti dikutip Okezone, <link type="page"><caption> Aher 'menyerahkan masalah itu pada Tuhan'.</caption><url href="http://news.okezone.com/read/2016/03/15/525/1336279/banjir-bandung-aher-semoga-tuhan-enggak-turunkan-hujan-sekaligus" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, FACEBOOK
3. Sementara...Ahok?
Dan, beberapa pengguna tak tahan untuk berkomentar tentang...Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang tidak ada hubungannya dengan banjir di Bandung.
"Bedanya Ahok dan Ridwan Kamil, kalau banjir Ahok bilang itu salah orang lain lalu dia bekerja memperbaikinya, kalau Ridwan minta maaf dan segera memperbaikinya. Kalau Aher, itu salah aer bukan Aher, dan berdoa," kata Ipang Ferdiyanto melalui Facebook.
"Mantap... ada penjelasan dan solusi. Bukan mencari-cari kambing hitam seperti DKI," kata satu pengguna Facebook berkomentar tentang unggahan Ridwan Kamil.
Lainnya malah membela kebijakan yang dilakukan Ahok di Jakarta yang diklaim jadi minim banjir. "Belajarlah dari gubernur DKI yang sekarang, dulu Jakarta parah banjirnya, sekarang Jakarta bebas banjir untuk wilayah yang dulu sering terkena banjir."

Sumber gambar, TWITTER
Tapi di sisi lain, perbincangan di media sosial tentang Bandung tak seramai banjir di Jakarta beberapa tahun lalu. Beberapa pengguna melihat perbedaannya.
"Beda ya perlakuan banjir di Jakarta dan Bandung. Ridwan Kamil dan Aher mah dimaklumi. Coba kalau Ahok? Banjir dikit aja sudah komplain segudang.#BedaNasib," kata akun @imadya di Twitter.









