You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Demo mahasiswa: Lini masa 'perang tagar' antara demonstran dan propemerintah di Twitter
Gerakan sipil yang dimotori oleh mahasiswa yang digelar di berbagai kota di Indonesia selama beberapa hari terakhir mengajukan tujuh tuntutan, termasuk pembatalan rancangan undang-undang KPK dan pembatalan revisi KUHP.
Selain turun ke jalan, aksi juga terjadi di media sosial yang dipakai sebagai alat penyebaran informasi, menularkan gagasan, berkoordinasi, hingga menggalang dana.
"Trending topic dikuasai oleh mahasiswa, demonstran dan para pendukungnya," kata pengamat media sosial Ismail Fahmi.
Akan tetapi, menurut Ismail, gerakan di media sosial itu "dilawan" oleh tagar pro-pemerintah yang mendukung Presiden Jokowi dan menjadi trending topic.
"Tapi gerakan pro pemerintah ini tidak membangun percakapan, karena tidak natural. Meskipun sudah didorong oleh akun yang memberikan hadiah-hadiah, kemunculannya hanya sebentar," kata Ismail.
Selain dua kubu itu, ada pula beberapa tagar yang tidak terkait langsung, tapi berusaha ikut serta dalam percakapan. Kami mengelompokkannya dalam tagar lain-lain.
Lini masa "perang tagar" di Twitter selama beberapa pekan terakhir bulan September kami sajikan dalam grafis di bawah ini.
Bagaimana kami menyusun lini masa tersebut?
Kami menggunakan data dari spredfast.com untuk memperoleh jumlah kicauan yang memuat tagar-tagar teratas di Twitter dari 18 September hingga 30 September 2019 pukul 17.00 yang berkaitan dengan polemik RUU KUHAP dan RUU KPK.
Data tersebut kemudian kami kelompokan berdasarkan waktu dan sentimen tagar, apakah tagar tersebut mendukung mahasiswa, pemerintah atau lainnya.
Tagar-tagar yang kami kelompokan sebagai pro mahasiswa antara lain #kpkkuatkorupsiturun, #KekuasaanDitanganRakyat, #GejayanMemanggil2, #diperkosanegara, #mahasiswabergerak, #hidupmahasiswa, #tolakruukuhp, #tolakrevisiuukpk, #hiduprakyatindonesia, #mositidakpercaya, #reformasidikorupsi, #stmmelawan, #stmbergerak, #gejayanmemanggil, #indonesiaberduka, #bebaskananandabadudu, #BebaskanDandhyLaksono, #savekpk dan #petisisavekpk.
Tagar-tagar yang kami kelompokan sebagai pro pemerintah antara lain #revisiuukpkfornkri, #dukungrevisiuukpk, #kpkcengeng, #tempokacungkpk, #kpkpatuhaturan, #kpklebihbaik, #sayabersamajokowi, #jokowimendengarrakyat, #kitadukungjokowi dan #percayalangkahjokowi.
Tagar-tagar terkait lainnya yang tidak termasuk kedua kategori tersebut antara lain #turunkanjokowi, #saatnyapeoplepower, #jokowiharuslengser, kpk taliban dan #JkwGakMampuUrusNegara.