Rio Haryanto: Ada tawaran dari negara lain namun tetap balap untuk Indonesia

Waktu membaca: 2 menit

Sejumlah negara menyatakan berminat menjadi sponsor pembalap F1 Rio Haryanto yang akan habis kontrak balap musim ini di GP Hungaria, namun Rio ingin tetap membalap bagi Indonesia.

Rio berada di London menjelang balap di Silverstone, Inggris pada hari Minggu mendatang (1107).

"Kalau ada sponsor dari luar akan saya terima, tapi saya akan tetap racing untuk Indonesia," kata Rio kepada BBC Indonesia.

Rio Haryanto
Keterangan gambar, Rio Haryanto dalam temu masyarakat Indonesia di kediaman duta besar Indonesia di London.

Manajer Rio, Piers Hunnisett, mengatakan masih belum ada kepastian tentang kekurangan dana yang perlu dibayar oleh tim manajemen Rio yang mestinya diserahkan ke Manor, namun dia yakin akan dapat meraih hasil dalam dua minggu ke depan.

  • <link type="page"><caption> Kesulitan dana, Rio bisa dibidik negara lain</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160426_trensosial_rio_dana" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Rosberg juara di Baku, Rio di posisi 18</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160619_live_f1_baku" platform="highweb"/></link>

"Rio adalah satu-satunya pembalap (di F1) dari Asia Tenggara dan ada minat dari Jepang, Malaysia dan Thailand. Kami tentu mau menerima dana dari negara lain, namun Rio akan tetap tampil sebagai pembalap Indonesia dan dia bangga sebagai pembalap Indonesia," kata Hunnisett.

Rio Haryanto
Keterangan gambar, Rio Haryanto bersama Duta Besar Indonesia untuk Inggris Rizal Sukma (kanan Rio) dan pembalap GP 2 Sean Gelael.

Kontrak keikutsertaan Rio Haryanto sebagai pay driver atau pembalap yang membawa sponsor di Manor Racing memerlukan biaya 15 juta euro, dan yang tersisa sekitar 7 juta euro.

Bila dana itu tidak terpenuhi, Rio hanya bisa mengikuti 11 balap F1 musim ini, yaitu hingga GP Hungaria pada tanggal 24 Juli mendatang.

Tak terpengaruh kondisi finansial

Rio Haryanto

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Rio menduduki posisi 16 di GP Austria dan ingin mengejar posisi lebih tinggi di Silverstone, Inggris.

"Kami mendapatkan janji dari berbagai pihak namun belum ada yang terwujud dan kami akan tetap berupaya agar Rio tetap mengikuti balap di F1 sampai musim tahun ini selesai," kata Hunnisett.

Rio sendiri mengatakan dia tidak terpengaruh terkait kondisi finansial yang membayangi kelanjutan balap pada musim ini.

"Saya tidak (terpengaruh) sama sekali. Saat saya di lapangan, tak terpikirkan kondisi finansial atau kondisi ke depan. Manajemen berusaha keras agar saya dapat ikut sampai akhir balap ... dan tak hanya pada musim ini tapi juga musim-musim yang akan datang," kata Rio.

Dalam GP di Austria, Rio berada di posisi ke-16 dan rekan satu tim Pascal Wehrlein mendapatkan satu poin, angka pertama untuk Manor, dengan duduk di posisi ke-10.

"Targetnya juga bisa finis yang lebih tinggi ... dan mudah-mudahan bisa kompetitif dan ada sedikit luck dan semoga dapat 10 besar dan dapat poin seperti team mate (rekan satu tim) saya," kata Rio.

Rio juga mengatakan dari sisi pengembangan dan teknologi, Manor sebagai tim kecil tertinggal dibandingkan tim yang lain.

"Manor adalah tim yang kecil dengan 160 orang yang bekerja dibandingkan dengan Mercedes dengan sekitar 1.600 orang, jadi dari sisi development (pengembangan) dan teknologi, kita sedikit terbelakang. Kita terus berjuang ... semoga Manor bisa menandingi tim-tim lain dan bisa semakin besar."

"Semakin besar tim, semakin besar performance yang bisa kita dapat dan teknologi yang lebih baik lagi tentunya," tambahnya.