Lionel Messi pensiun dari timnas Argentina

Lionel Messi kembali gagal mempersembahkan gelar juara untuk Argentina setelah dikalahkan Cile pada final Copa America 2016.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Lionel Messi kembali gagal mempersembahkan gelar juara untuk Argentina setelah dikalahkan Cile pada final Copa America 2016.

Lionel Messi mengumumkan keputusannya untuk tak lagi memperkuat tim nasional Argentina. Hal itu dia kemukakan setelah Argentina ditaklukkan Cile dalam final Copa America 2016 di Amerika Serikat.

“(Timnas) bukan untuk saya. Bagi saya, timnas sudah berakhir. Saya sudah lakukan semampu saya, menyakitkan tidak menjadi juara,” kata pria berusia 29 tahun itu.

  • <link type="page"><caption> Kandaskan Argentina, Cile juara Copa America 2016 </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160626_sport_cile_juara_copa_america" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Argentina ke final Copa America, Messi torehkan rekor </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160622_olahraga_copaamerica_argentina_semifinal" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Messi samai rekor gol terbanyak di timnas Argentina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160619_olahraga_coba_america_messi" platform="highweb"/></link>

Messi, yang kerap dijuluki La Pulga atau ‘si Kutu’, telah membawa FC Barcelona meraih delapan gelar juara La Liga dan empat piala Liga Champions. Bahkan, dia terpilih sebagai pemain terbaik dunia dengan meraih penghargaan Ballon d'Or sebanyak lima kali.

Namun, prestasinya sebagai pemain timnas Argentina bertolak belakang. Setelah 11 tahun memperkuat Albiceleste—julukan timnas Argentina yang merujuk warna biru pada kostum utama mereka—Messi ‘hanya’ mampu berkontribusi pada medali emas Olimpiade 2008.

Berbeda dengan kariernya yang gemilang di FC Barcelona, prestasi Lionel Messi selama memperkuat timnas Argentina kurang bersinar.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Berbeda dengan kariernya yang gemilang di FC Barcelona, prestasi Lionel Messi selama memperkuat timnas Argentina kurang bersinar.

Pada 2007, Messi berada di pihak yang kalah pada saat Brasil menjadi juara pada final Copa America.

Messi juga gagal mempersembahkan gelar juara Piala Dunia pada 2014 ketika Argentina dikalahkan Jerman 1-0.

Kemudian, pada 2015 dan 2016, Messi tak mampu berbuat banyak tatkala Argentina dibungkam Cile pada laga final Copa America—keduanya melalui drama adu penalti.

“Sudah empat final, saya sudah mencoba. Hal itu yang paling saya inginkan, tapi saya tidak bisa mencapainya. Jadi saya pikir sudah selesai,” ujarnya.

Dalam turnamen Copa America 2016 di Amerika Serikat, Messi menorehkan rekor dengan menciptakan 55 gol selama 113 kali memperkuat Argentina. Rekor jumlah gol terbanyak untuk timnas Argentina sebelumnya dipegang Gabriel Batistuta yang mencetak 54 gol sepanjang kariernya.