Djokovic lolos setelah raketnya hampir menghantam wasit

Novak Djokovic

Sumber gambar, GETTY

Keterangan gambar, Novak Djokovic membanting raketnya, yang memantul-mantul dan hampir menghantam hakkim garis.

Unggulan teratas Novak Djokovic dan Serena Williams masih berada di jalur untuk membuat sejarah dengan mencapai semi-final di Perancis Terbuka 2016.

Djokovic, 29, menyapu habis unggulan ketujuh Tomas Berdych (6-3, 7-5, 6-3) untuk memelihara peluang memenangkan gelar pertamanya di Roland Garros dan melengkapi karir Grand Slam.

Williams, 34, mendapat ujian berat dari petenis Kazakhstan Yulia Putintseva, dan bangkit dari ketinggalanya untuk menang (5-7, 6-4, 6-1).

Petenis Amerika itu berusaha untuk memenangkan gelar Grand Slam ke 22 untuk menyamai pencapaian Steffi Graf.

Serena Williams

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Serena Williams brusaha memenangkan gelar Grand Slam ke 22 untuk menyamai rekor Steffi Graf.

Djokovic akan menghadapi unggulan ke-13 Austria Dominic Thiem, yang mengalahkan unggulan 12 Belgia David Goffin untuk mencapai Grand Slam semifinal pertamanya.

Hampir didiskualifikasi

Di semifinal lain, petenis Inggris Andy Murray akan menghadapi juara bertahan, Stanislas Wawrinka dari Swiss.

  • <link type="page"><caption> Djokovic 'minta maaf' pada penjaga bola</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150708_olahraga_wimbledon" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Novak Djokovic rahasiakan resep vitalitasnya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2013/01/130120_djokovicfitness" platform="highweb"/></link>

Djokovic telah memenangkan 23 dari 25 pertandingan sebelumnya melawan Berdych, petenis Republik Ceko, dan tidak pernah terancam untuk kalah di pertemuan 26 ini.

Tetapi Djokovic terancam didiskualifikasi di set ketiga.

Dia membanting raketnya ke tanah untuk melampiaskan kekesalan, dan raketnya terlepas jauh, hampir menghantam hakim garis.

Kalau saja raket itu benar-benar menghantam hakim garis, Djokovic akan didiskualifikasi. Namun ia lolos, dan hanya mendapat peringatan keras.

"Saya sadar bahwa saya beruntung," katanya. "Raket saya memantul beberapa kali tak terkendali, namun akhirnya beruntung tak menghantam siapa pun. Hanya itu yang bisa saya katakan."

Berdych sempat meminta pertandingan ditunda karena hujan. Ia menggambarkan keragu-raguan direktur turnamen untuk menghentikan permainan saat hujan makin deras itu sebagai 'benar-benar suatu sirkus.'