Kesuksesan ala Leicester hanya 'sekali dalam 20 tahun'

Sumber gambar, Getty
Kesuksesan Leicester City menjuarai Liga Primer hanya akan terjadi sekali dalam 20 tahun, kata manajer tim tersebut Claudio Ranieri.
Menurut Ranieri, Liga Primer akan selalu dimenangkan oleh tim-tim besar yang punya anggaran berlimpah.
"Dana besar akan menghasilkan tim besar dan biasanya mereka inilah yang akan keluar sebagai juara," kata Ranieri.
"Dan itu yang akan terjadi musim depan dan musim berikutnya selama 20 tahun," katanya.
- <link type="page"><caption> Lima hal yang perlu Anda ketahui soal Leicester City</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/05/160503_olahraga_leicester_lima_hal" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pesta pora pendukung Leicester City setelah juara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/05/160502_sport_pesta_leicester" platform="highweb"/></link>
Total biaya untuk membentuk seluruh skuat Leicester adalah £57 juta, yang paling kecil di antara tim-tim yang menempati 10 besar Liga Primer.

Sumber gambar, Reuters
Jika dibandingkan dengan klub-klub mapan, kesenjangan akan makin terlihat karena Tottenham perlu £159 juta, Arsenal butuh £231 juta, Liverpool mengeluarkan £260 juta, dan Chelsea perlu £280 juta untuk membeli pemain.
Nilai total pengeluaran belanja pemain Manchester United adalah £395 juta sedangkan Manchester City £415 juta.
Ranieri menegaskan bahwa kejutan seperti yang dicatat Leicester City hanya akan terjadi sekali dalam 20 tahun.
Contoh lain yang ia sebut adalah keberhasilan Nottingham Forest menjuarai divisi utama liga Inggris pada 1978 dan Blackburn Rovers pada 1995.
"Jadi, tim yang bisa membeli pemain-pemain terbaik itulah yang akan menjadi juara. Itu sudah pasti," kata Ranieri.









