Manchester City diyakini sulit lewati Paris St-Germain

Zlatan Ibrahimovic

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Zlatan Ibrahimovic berlatih di Stadion Etihad, Manchester, sebelum laga melawan City.

Bos Manchester City, Manuel Pellegrini, optimistis timnya akan melewati Paris St-Germain (PSG) dan lolos ke semifinal Liga Champions, namun dua pengamat BBC mengatakan kans City sebenarnya sangat berat.

City memaksa hasil imbang 2-2 dalam laga pertama babak perempat final pekan lalu di Paris dan Pellegrini mengatakan dua gol tandang ini adalah faktor penting bagi City.

Laga kedua digelar di kandang City, di Stadion Etihad, Selasa (12/04) malam, atau Rabu dini hari WIB.

  • <link type="page"><caption> Man City 'di atas angin' setelah paksa PSG bermain imban</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/04/160406_olahraga_psg_mancity.shtml" platform="highweb"/></link>g
  • <link type="page"><caption> Tundukkan Man City, Man United menambah poin</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/03/160320_olahraga_united_city.shtml" platform="highweb"/></link>

Matt Elliott, mantan pemain Leicester City yang kini menjadi analis sepak bola BBC, mengatakan sulit bagi City untuk melewati PSG.

"Di atas kertas, City diuntungkan dengan dua gol yang mereka cetak di kandang PSG. Tapi sebenarnya, sulit melewati PSG karena tim ini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan City," ujar Elliott.

Ia memaparkan bahwa kualitas tim PSG lebih merata dibandingkan City.

Senada dengan Elliott, mantan pemain Liga Primer, Jason Roberts, mengatakan bahwa secara keseluruhan kualitas pemain-pemain PSG lebih baik dibandingkan City.

"Untuk saat ini, tim City belum sebaik PSG dan karenanya menurut saya PSG yang akan lolos ke semifinal," kata Roberts.