Peluang Cina jadi tuan rumah Piala Dunia 'cerah'

Wang Jianlin

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Wang Jianlin (tiga dari kiri) mengumumkan kemitraan strategis antara Grup Dalian Wanda dan FIFA di Beijing pada Senin (21/03).

Salah seorang pengusaha paling kaya Cina, Wang Jianlin, mengatakan ia yakin peluang negaranya untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia meningkat drastis setelah perusahaannya menjadi sponsor utama Badan Sepak Bola Dunia (FIFA).

FIFA baru saja mengumumkan kesepakatan dengan Grup Dalian Wanda walau sejauh ini rincian kesepakatan keuangannya belum dibeberkan.

Wang Jianlin mengatakan skandal korupsi yang melanda FIFA menawarkan kesempatan yang jarang tersedia bagi investor Cina.

  • <link type="page"><caption> FIFA tuntut ganti rugi puluhan juta dolar kepada mantan pengurus</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/03/160316_olahraga_fifa_gugatan" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Blatter mengajukan banding ke Mahkamah Arbitrasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/03/160317_olahraga_blatter" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Jadi Ketua FIFA, Gianni Infantino gantikan Sepp Blatter</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/02/160227_olahraga_infantino_ketua_fifa" platform="highweb"/></link>

Menurutnya, perusahaan-perusahaan Cina mendapat akses sponsor hanya karena sponsor-sponsor lain memutus hubungan mereka dengan FIFA.

"Dua atau tiga tahun lalu, perusahaan-perusahaan Cina dan Asia kemungkinan tak berpeluang menjadi sponsor FIFA sekali pun kami ingin. Tetapi karena beberapa perusahaan Barat mundur, kami mendapat peluang," kata Wang Jianlin.

"Sepengetahuan saya, satu perusahaan lagi dari Cina akan menjadi sponsor utama FIFA dalam waktu dekat. Jika tak terjadi kejutan-kejutan, akan ada tiga sponsor papan atas dari Cina sebelum akhir tahun."

Wang Jianlin

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Menurut Wang Jianlin, tanpa skandal FIFA perusahaan-perusahaan Cina tak berpeluang menjadi sponsor utama.

Badan Sepak Bola Dunia baru-baru ini dilanda skandal korupsi yang menyeret sejumlah pengurus terasnya dan memicu pemilihan ulang presidennya. Presiden terpilih Gianni Infantino yang resmi menggantikan Sepp Blatter berjanji akan melakukan perombakan di tubuh organisasi sepak bola dunia itu.