Van Gaal: Marcus Rashford memang pilihan terbaik

Sumber gambar, GETTY
Manajer Manchester United Louis van Gaal mengatakan ia tidak memiliki pilihan lain dalam menurunkan Marcus Rashford melawan FC Midtjylland yang berakhir dengan kemenangan 5-1.
"Saya tidak pernah khawatir tentang dia. Saya selalu mempercayainya," kata pelatih asal Belanda itu. "Dia adalah pilihan terbaik."
Pemain berusia 18 tahun itu hanya diturunkan karena Anthony Martial cedera dalam pemanasan, namun ia tampil cemerlang dan mencetak dua gol dalam debutnya.
Manchester United bangkit dari ketinggalan untuk menghancurkan FC Midtjylland dari Denmark dan melangkah ke 16 besar Liga Eropa.
Klub liga primer lainnya, Tottenham Hotspur dan Liverpool juga melangkah ke 16 besar.
Tottenham mengalahkan Fiorentina Italia, 3-0 setelah di laga pertama kedudukan 0-0, dan Liverpool mengalahkan Augsburg, Jerman, 1-0, setelah di laga pertama juga imbang 0-0.
Juara Denmark FC Midtjylland secara mengejutkan <link type="page"><caption> mengalahkan United 2-1 di laga pertama</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/02/160218_olahraga_mu.shtml" platform="highweb"/></link>, sehingga Louis Van Gaal memerlukan untuk <link type="page"><caption> berbicara khusus denga para pemain</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/02/160225_olahraga_mu_midtjylland" platform="highweb"/></link> satu persatu jelang pertandingan kedua.
Dan para pendukung Manchester United ketar-ketir ketika klub Denmark tak dikenal itu mencetak gol terlebih dahulu di Old Trafford melalui striker Pione Sisto.

Sumber gambar, GETTY
Nikolay Bodurov mencetak gol bunuh diri untuk membuat kedudukan 1-1, namun kegagalan Juan Mata mencetak gol dari titik penalti sesudahnya, membuat pendukung Setan Merah lebih cemas lagi.
Marcus Rashford tampil sebagai penyelamat dengan mencetak dua gol di babak kedua, disusul penalti Ander Herrera. Dan gol terakhir Memphis Depay menggenapi kemenangan United, dan membuat pelatih Louis Van Gaal yang belakangan berada dalam tekanan, mendapat ruang untuk sedikit bernapas.
Van Gaal menyebut penampilan Rashford di babak kedua lebih tajam, sementara di babak pertama bermain terlalu lebar.
"Saya katakan padanya saat jeda, 'Kamu harus berada di kelebaran gawang, dan nanti kamu akan bisa mencetak gol,' dan ternyata dia mencetak dua gol," kata Van Gaal.









