Rexy siapkan strategi rebut Piala Thomas tahun ini

Sumber gambar, AP
Manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia, Rexy Maninaki, menyiapkan strategi untuk merebut Piala Thomas tahun ini, yang digelar Mei mendatang di Kunshan, Cina, Mei mendatang.
Rexy mengatakan timnya akan berusaha tampil maksimal di kejuaraan ini.
"Kita akan berusaha untuk bisa capai ke situ (juara 2016), tapi kalau memang tahun ini belum bisa, saya yakin 2018 pasti bisa," kata Rexy dalam wawancara dengan BBC Indonesia, hari Senin (22/02).
Rexy menyampaikan pernyataan ini setelah tim putra Indonesia berjaya di Kejuaraan Beregu Asia di Hyderabad, India, <link type="page"><caption> tim Indonesia dengan gemilang menundukkan tim Jepang</caption><url href="https://www.facebook.com/bbc.indonesia/posts/10156579274875434" platform="highweb"/></link> 3-2, hari Minggu (21/02).
Rexy menjelaskan bahwa untuk bisa menang di kejuaraan Piala Thomas, pihaknya akan melakukan pembenahan secara khusus.
"Harus kita solidkan lagi ganda kedua dan ketiga dan juga tunggal kedua dan ketiga," kata Rexy, hari Senin (22/02).
Pertandingan Piala Thomas terdiri atas lima nomor, yaitu tiga pertandingan tunggal dan dua pertandingan ganda.
Pemain muda

Sumber gambar, Getty
Tim Indonesia merajai turnamen dua tahunan tersebut selama satu dekade mulai 1992 hingga 2002, dengan menang selama lima kali.
Setelah 2002, praktis turnamen ini selalu direbut tim Cina, dengan pengecualian pada 2014, yang secara mengejutkan direbut tim Jepang.
Tim Thomas Indonesia diperkuat pemain-pemain muda, yang dinilai sudah bisa unjuk gigi dengan keluar sebagai juara di kejuaraan beregu Asia.
Rexy mengatakan ia sengaja menerunkan pemain muda di turnamen yang berlangsung di India ini.
"Kami menurunkan pemain-pemain muda dengan perhitungan head to head juga," kata Rexy.
"Semua pemain tunggal belum pernah bertemu satu sama lain. Jadi, kita ingin mengurangi tekanan (di tim Indonesia) dan memberikan tekanan ke pihak Jepang juga," papar Rexy.














