Pesepakbola Yunani 'duduk di lapangan', protes nasib migran

Para pemain dan pelatih dari klub AEL Larissa dan Acharnaikos duduk di lapangan selama sekitar dua menit setelah wasit meniup laga dimulai pada Jumat (29/01).

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Para pemain dan pelatih dari klub AEL Larissa dan Acharnaikos duduk di lapangan selama sekitar dua menit setelah wasit meniup laga dimulai pada Jumat (29/01).

Sebuah laga sepak bola di Yunani tertunda ketika para pemainnya melakukan protes dengan duduk di lapangan terkait migran yang tewas tenggelam di laut saat berusaha mencapai Pulau Aegean, Yunani.

Para pemain dan pelatih dari klub AEL Larissa dan Acharnaikos duduk di lapangan selama sekitar dua menit setelah wasit meniup laga dimulai pada Jumat (29/01).

Dalam insiden terbaru, sedikitnya 39 orang migran -diantaranya dari Suriah dan Irak- tewas saat kapal yang ditumpanginya tenggelam saat mencoba menyeberangi Laut Aegean dari Turki ke Yunani.

"Aksi ini untuk mengenang ratusan anak yang kehilangan nyawa setiap hari," demikian pernyataan klub AEL Larissa.

Mereka juga memprotes apa yang disebut sebagai "ketidakpedulian negara-negara Uni Eropa dan Turki terhadap krisis migran".

Dalam pesan yang ditulis di papan skor, mereka mendorong pemerintah Yunani agar memobilisasi semua pihak untuk ikut menolong para pengungsi yang terkatung-katung di laut.

Yunani menjadi pintu gerbang utama bagi lebih dari satu juta migran yang mulai berdatangan di Eropa pada tahun lalu.

Banyak di antara mereka melakukan perjalanan berbahaya dengan menyeberangi laut dalam kapal-kapal kecil.

Dua puluh empat orang, yang mencoba menyeberangi lautan dari Turki ke Eropa, tewas saat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Yunani , Kamis (28/01).