Pemecatan manajer di Liga Inggris pecahkan rekor

Sumber gambar, Getty
Sebanyak 29 manajer di empat divisi teratas Liga Inggris dipecat pada paruh musim 2015-2016. Jumlah itu memecahkan rekor saat musim 2014-2015 masih bergulir setengah jalan.
Dari 29 manajer yang didepak, terdapat tiga nama manajer klub Liga Primer, yakni Brendan Rodgers, Tim Sherwood, dan Dick Advocaat. Adapun 10 nama di antara manajer yang dipecat berkiprah di kompetisi Divisi Dua alias Championship.
Pemecatan 29 manajer, di empat divisi teratas Liga Inggris yang mencakup 92 klub, antara 1 Juni 2015 hingga 31 Desember 2015, ialah jumlah terbanyak sepanjang masa saat musim kompetisi masih bergulir setengah jalan.
Sebelumnya, pemecatan manajer terbanyak pada paruh musim tercatat mencapai 27 orang pada 2014-2015. Apabila dihitung selama semusim penuh, pemecatan manajer paling banyak terjadi pada 2001-2002 yang kala itu mencapai 53 orang.

Sumber gambar, EPA
Catatan pemecatan tersebut mendapat sorotan dari Asosiasi Manajer Liga (LMA) yang menyebut bahwa jika tren pemecatan berlanjut, jumlah pemecatan terbanyak dalam semusim akan segera dipecahkan.
“Kita harus terus menyoroti isu ini. Dengan budaya rekrut dan pecat yang terjadi dalam sepak bola, menjadi sulit bertahan selama periode waktu yang cukup guna mempelajari kiat-kiat, mempelajari kesalahan dan pengalaman. Manajer-manajer harus mengatasi penilaian instan dan, kadang, sukses dan kegagalan jarang terpisah jauh,” kata disayangkan Direktur Eksekutif LMA, Richard Bevan.
Manajer-manajer yang didepak musim ini baru diperkerjakan rata-rata selama 1,58 tahun. Bahkan delapan dari 29 manajer yang dipecat, baru pertama kalinya menjadi manajer.
Berdasarkan catatan BBC, manajer Arsenal, Arsene Wenger, ialah manajer terlama yang menangani sebuah klub di Liga Inggris dengan masa jabatan 19,26 tahun. Pada peringkat kedua ialah manajer Exeter City, Paul Tisdale, selama 9,52 tahun.









