Mantan kiper Newcastle, Pavel Srnicek, tutup usia

Sumber gambar, Getty Images
Mantan kiper Newcastle United, Pavel Srnicek, meninggal di usia 47 tahun, sembilan hari setelah menderita serangan jantung.
Ia menghembuskan napas terakhir di negara asalnya, Republik Ceko.
Srnicek, pemain favorit selama periode permainan pertamanya bersama Newcastle di St James' Park antara 1991 dan 1998, pingsan saat sedang berjogging pada 20 Desember lalu.
Ia dibawa ke sebuah rumah sakit di Ostrava dan dirawat dalam kondisi induksi koma.
Srnicek, yang juga bermain untuk Sheffield Wednesday, Portsmouth, dan West Ham, telah memperkuat timnas negaranya sebanyak 49 kali.
Agennya, Steve Wraith, mengatakan pemindaian otak pada hari Senin (28/12) menunjukkan "kerusakan permanen" dan keputusan "harus diambil" untuk mematikan mesin penyokong hidup.
Wraith menambahkan, "Pav meninggal pada sore hari Selasa, 29 Desember 2015, dengan keluarganya di sisinya."

Sumber gambar, Getty Images
Pavel Srnicek ialah anak penebang kayu. Ia bergabung dengan Newcastle pada tahun 1991 dan bermain di bawah asuhan Jim Smith, Ossie Ardiles, Kevin Keegan dan Kenny Dalglish.
Saat Keegan memimpin klub, Srnicek membantu The Magpies -julukan Newcastle- memenangkan promosi ke Liga Primer dan menjadi bagian penting dari skuad yang nyaris meraih gelar juara pada tahun 1996.
Wraith mengatakan bahwa "pembicaraan terakhir" dengan Srnicek adalah tentang rencana reuni anggota tim 1995-1996 untuk acara amal pada tahun depan.
Dia menambahkan, "Kami akan mewujudkan itu dan merayakan kehidupan orang besar ini. Bersama-sama. Baik penggemar maupun pemain."
Sebelum tutup usia, Srnicek adalah pelatih kiper di Sparta Prague. Ia baru pergi ke Tyneside untuk mempromosikan otobiografinya.
Setelah ia pingsan, pendukung Newcastle menyerukan namanya selama pertandingan melawan Everton pada hari ke dua natal.
Dalam pernyataan resminya, Newcastle United mengatakan, "Semua orang di Newcastle United turut berduka atas kehilangan yang dialami keluarga Pavel, kawan-kawan, mantan rekan dan penggemar pada saat-saat sulit ini."











