Bagaimana masa depan Van Gaal setelah kegagalan MU?

Sumber gambar, AFP
- Penulis, Phil McNulty
- Peranan, Wartawan BBC Sport
Kembalinya Manchester United ke Liga Champions dianggap sebagai kesuksesan besar musim pertama manajer Louis van Gaal di Old Trafford.
Dia membawa stabilitas dan MU berhasil meraih posisi di empat besar Liga Premier, meskipun tanpa memenangkan piala.
Tapi kariernya akhirnya menjadi memalukan, setelah MU terpaksa tersingkir dari pertandingan setelah dikalahkan Wolfsburg di Jerman pada hari Selasa (08/12).
Kejutan besar untuk United serta Van Gaal ini akan membuat mereka memiliki tantangan yang besar untuk tahun 2016.
Eliminasi United terjadi setelah mereka melawan Wolfsburg tetapi performa mereka yang buruk dan juga ketika mereka berlaga melawan Eindhoven sebelumnya membuat tim setan merah terpaksa terdampar.
Berbagai kalangan mengatakan permainan mereka yang jelek tersebut mencerminkan keadaan United secara umum dan mengesampingkan segala perubahan positif yang telah mereka lakukan.
Masa depan Van Gaal
Dan Van Gaal tidak bisa dianggap serius jika tidak dia membuahkan hasil yang memuaskan.
Realita permainan, terutama karena dia sekarang harus menjelaskan kenapa klub tersebut akan <link type="page"><caption> kehilangan sekitar Rp105 miliar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/12/151208_olahraga_mu_ligachampions" platform="highweb"/></link> akibat tersingkir dari kompetisi elit Eropa, Liga Champions.

Sumber gambar, Reuters
Van Gaal masih memiliki 18 bulan lagi di MU berdasarkan kontraknya, namun sepakbola adalah pertandingan yang sangat dinamis dan dibutuhkan hasil yang luar biasa sukses untuk membuat berbagai pihak bahagia mengenai performa United.
Memang fakta bahwa banyak pemain MU mengalami cedera seperti Luke Shaw yang mengalami patah kaki dalam pertandingan pembukaan melawan PSV, Wayne Rooney yang tidak dapat bermain di Jerman dan Phil Jones, Marcos Rojos serta Ander Herrera yang juga mengalami serangkaian cedera, tak terbantahkan.
Tapi juga mengejutkan melihat pengalaman Michael Carrick diabaikan oleh Van Gaal begitupula dengan Nick Powell yang akhirnya baru bisa unjuk gigi menggantikan Juan Mata.
Tidak meyakinkan
Van Gaal mungkin tidak mendapatkan penghargaan yang layak atas kemampuannya membuat United stabil dan menempatkannya di empat besar, tapi mengingat segala hal yang terjadi pelatih veteran tersebut jelas harus memperbaiki keadaan dan memberi klub laba atas investasi mereka yang tinggi.
Mantan manajer Ajax tersebut tidak seperti pendahulunya Moyes, dia selalu tampil penuh keyakinan dalam setiap pernyataan yang dia buat.
Masalah besarnya adalah timnya sama sekali tidak meyakinkan.
Sekarang prioritas utamanya adalah untuk kembali menang di Bournemouth akhir pekan ini dan memperbaiki strategi untuk sisa musim.









