Soal video seks, Benzema klaim hanya karena salah paham

Benzema dan Valbuena

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Benzema (kanan) didakwa punya peran dalam kasus pemerasan terhadap Valbuena (kiri).

Penyerang Prancis, Karim Benzema, menyatakan bahwa dirinya "sama sekali tidak memeras" sesama pemain Prancis, Mathieu Valbuena, dalam kasus video seks.

"Ini salah paham saja. Yang saya lakukan adalah mencoba membantu. Tak ada maksud lain, saya tak berniat mengancam atau meminta uang," kata Benzema kepada hakim, seperti dikutip surat Prancis, Le Monde, yang terbit Rabu (02/12).

Menurut rencana Benzema akan memberikan wawancara soal kasus ini yang disiarkan televisi Prancis, hari Rabu.

Kasus ini muncul Juni lalu ketika Valbuena melaporkan kepada polisi bahwa seseorang menelepon dirinya yang mengklaim ada video seks Valbuena.

Polisi kemudian menahan dan mendakwa orang melakukan pemerasan dengan "modal video seks curian".

PM Valls berkomentar

Menurut kantor berita AFP, salah seorang yang didakwa adalah Karim Zenati, pria yang bekerja untuk perusahaan yang didirikan Benzema.

Aparat penegak hukum di Prancis mengatakan <link type="page"><caption> Benzema mendekati Valbuena soal video seks</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/11/151105_olahraga_benzema_seks.shtml" platform="highweb"/></link> ini di kamp latihan tim nasional Prancis pada awal Oktober.

Benzema menegaskan, baik dirinya maupun Zenati tidak lagi membutuhkan uang, pernyataan yang dianggap sebagai upaya Benzema untuk "menggugurkan keterlibatan mereka" dalam kasus ini.

Karena kasus ini Benzema dan Valbuena tidak masuk ke timnas Prancis dan <link type="page"><caption> Perdana Menteri Manuel Valls mengatakan hanya "pemain-pemain teladan"</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/12/151202_olahraga_kasus_benzema" platform="highweb"/></link> yang bisa membela timnas.