Pellegrini bantah isu Guardiola akan menggantikan posisinya

Sumber gambar, Reuters
Manuel Pellegrini mengatakan dirinya tidak peduli terhadap laporan yang menyebutkan bahwa pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola akan menggantikan posisinya sebagai manajer Manchester City.
Nama Pep Guardiola dihubungkan dengan posisi Pellegrini di tengah pemberitaan sejumlah surat kabar terbitan Inggris yang menyebutkan <link type="page"><caption> rencana kepindahan Messi ke Manchester City</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/11/151127_olahraga_messi_gaji" platform="highweb"/></link>.
Bintang sepak bola asal Argentina itu dilaporkan tengah berpikir untuk meninggalkan Barcelona setelah dia ditawari gaji sekitar £500.000 atau Rp10,3 miliar per pekan oleh pimpinan City.

Sumber gambar, Reuters
Laporan-laporan itu kemudian menyebutkan, pimpinan Manchester City begitu yakin apabila mereka dapat merekrut Messi, maka akan memudahkan untuk mendatangkan Pep Guardiola.
Tetapi, dalam jumpa pers hari Jumat (27/11) waktu setempat, Manuel Pellegrini membantah informasi itu yang disebutnya sebagai isu semata.
"Ini adalah isu yang sudah saya ketahui dalam dua setengah musim belakangan ini," kata Pellegrini, yang dipercaya menjadi pelatih City sejak Juni 2013, ketika ditanya tentang spekulasi tersebut.
Sejumlah laporan telah mengklaim bahwa Guardiola, yang berusia 44 tahun, telah menyetujui untuk meninggalkan Bayern Munixh pada akhir musim ini untuk kemudian menangani City.

Sumber gambar, EPA
Pimpinan Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge mengatakan pengumuman tentang kepastian "masa depan Guardiola akan dilakukan sebelum akhir tahun."
Isu kepindahan Guardiola ini membuat mantan pelatih Barcelona ini menolak menghadiri jumpa pers menjelang laga kandang Bayern Munich ke Hertha Berlin pada Sabtu ini.
Namun demikian, menurut Rummenigge, apabila Guardiola hengkang, klub asal Jerman itu tidak akan berantakan.
Dia juga menyatakan bahwa tidak ada yang tetap di dunia. "Ada pemain baru datang, pemain lama pergi. Ini juga berlaku untuk pelatih. Mereka bisa pergi cepat atau lambat," katanya.










