Wenger yakin Bayern dan Olympiakos 'tak bermain mata'

Arsene Wenger

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Arsene Wenger berbicara dengan Mathieu Flamini saat tim Arsenal menggelar latihan pada 23 November 2015, menjelang laga lawan Dinamo Zagreb.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, meyakini Bayern Muenchen dan Olympiakos tak akan memaksakan hasil seri di lanjutan Liga Champions untuk menyingkirkan Arsenal.

Babak penyisihan Grup F kembali diputar pada Selasa (24/11) malam atau Rabu dini hari WIB, dengan mempertemukan Bayern-Olympiakos dan Arsenal menjamu Dinamo Zagreb.

Arsenal <link type="page"><caption> membuka peluang maju ke babak selanjutnya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/11/151105_olahraga_arsenal.shtml" platform="highweb"/></link> jika mereka mencatat kemenangan, sementara Olympiakos kalah dari Bayern.

Jika pertandingan Bayern-Olympiakos berakhir seri, maka membuat kedua tim maju ke babak 16 besar mewakili Grup F.

"Bermain di hadapan pendukung, Bayern akan memaksakan kemenangan ... akan sangat licik kalau mereka sengaja kalah agar kami tersingkir," kata Wenger.

Arsenal berada di posisi tiga Grup F setelah mencatat tiga kekalahan dari empat pertandingan.

Tim London ini ditundukkan Dinamo Zagreb di laga perdana dengan skor 2-1, dikalahkan Olympiakos 2-3, dan <link type="page"><caption> harus mengakui keunggulan Bayern 5-1</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/11/151104_olahraga_arsenal_ligachampions.shtml" platform="highweb"/></link>.

Satu-satunya kemenangan Arsenal adalah ketika <link type="page"><caption> menundukkan tim Jerman tersebut 2-0 di kandang sendiri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151020_olahraga_arsenal_bayern.shtml" platform="highweb"/></link> di Stadion Emirates.

Wenger mengatakan kalau pada akhirnya timnya tersingkir dari Liga Champions dan ikut kompetisi Liga Europa, pihaknya akan menerima kenyataan tersebut dan akan serius terjun di turnamen ini.

"Ada banyak contoh di Portugal dan Spanyol di mana tim-tim serius bertanding di turnamen ini akhirnya keluar sebagai juara. Misalnya Benfica dan Sevilla," kata Wenger.