Banyak ancaman teror, final Piala Davis “tetap diselenggarakan”

FTF tetap selenggarakan final Piala Davis.

Sumber gambar,

Keterangan gambar, FTF tetap selenggarakan final Piala Davis.

Final Piala Davis antara Inggris dan Belgia tetap akan dilaksanakan meskipun ancaman teror terus mengintai di Brussel.

Pertandingan final akan mulai berlangsung hari Jumat (27/11) di kota Ghent, 56km dari ibukota Belgia, Brussel, yang saat ini dalam siaga teror level tertinggi.

“Semuanya terus berlanjut karena kami yakin pertandingan bisa dilaksanakan,” ungkap federasi tenis Flander (FTF), penanggung jawab pertandingan itu.

Meskipun begitu, tim Inggris menunda penerbangannya ke Belgia, dari yang semula hari Minggu menjadi Senin, karena alasan keamanan.

Salah satu petinggi FTF, Gijs Kooken, yang turut menjadi panitia Piala Davis, terus berkoordinasi dengan pemerintah Belgia.

Swiss memenagi Piala Davis pada 2014.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Swiss memenagi Piala Davis pada 2014.

Kepada BBC Sport, Kooken mengungkapkan: “Ini adalah pertandingan kelas dunia, yang dihadiri 13.000 orang. Tentu berisiko, jika melihat kondisi sekarang. Tapi saya yakin dengan pemerintahan kita”.

“Tentu kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi kemudian, tapi saya akan kaget kalau pertandingan dibatalkan.”

Kota Ghent berada pada taraf waspada level tiga. Meskipun begitu, sejumlah acara olahraga besar, termasuk kompetisi sepeda tahunan, Ghent Six, tetap digelar akhir pekan kemarin.

Pendukung ‘ketakutan’

Final Piala Davis tahun ini menjadi sangat bersejarah bagi Belgia, karena inilah untuk pertama kalinya sejak 111 tahun terakhir, Belgia masuk ke final, setelah mengalahkan Argentina.

Polisi Belgia terus mencari tersangka aksi teror di Paris.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Polisi Belgia terus mencari tersangka aksi teror di Paris.

Sementara Inggris, akhirnya melenggang ke final ‘piala dunia’ tenis khusus laki-laki ini, untuk pertama kalinya sejak 1978. Terakhir kali, Inggris menjadi kampiun Piala Davis pada 1936.

Pertandingan, yang akan digelar pada Jumat (27/11) hingga Minggu (29/11) itu akan berlangsung di lapangan tanah liat di Flanders Expo yang berkapasitas 13.000 kursi.

Seluruh tiket telah laris terjual. Sekitar 1.000 pendukung dari Inggris, akan menjadi penonton pada final tersebut.

Meskipun begitu, tidak sedikit dari mereka yang khawatir untuk pergi ke pertandingan dan menginap di Ghent, mengingat berbagai ancaman teror di Belgia.