Johan Cruyff bertekad kalahkan kanker

Sumber gambar, epa
Pesepakbola legendaris Belanda, Johan Cruyff menyatakan yakin bahwa ia akan menang dalam 'pertempuran' melawan kanker paru-paru.
Cruyff, yang pernah bermain dan menjadi manajer untuk Ajax dan Barcelona, <link type="page"><caption> didiagnosa mengidap kanker bulan lalu.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151022_olahraga_cruyff_kanker" platform="highweb"/></link>
"Saya sangat yakin, semuanya akan berakhir dengan baik," kata Cruyff, peraih tiga kali gelar pesepakbola terbaik dunia atau Ballon d'Or .
"Saya merasa amat baik untuk pertama kalinya. Saya tak punya masalah. Mentalitas saya, kemoterapi adalah teman saya karena ia ada di sisi saya untuk membunuh kanker ini," katanya.
Merokok
Pria berusia 68 tahun ini memimpin Barcelona meraih Piala Eropa tahun 1992 dan merebut gelar La Liga empat tahun berturut-turut.
Bersama Cruyff, timnas Belanda mencapai final Piala Dunia 1974 dan saat itu kalah dari Jerman Barat di final.
Ia juga memenangkan Piala Eropa tiga kali berturut-turut ketika masih bermain bersama Ajax Amsterdam.
Pemain yang digelari sebagai salah seorang pesepakbola terbaik sepanjang masa ini menjalani pembedahan bypass jantung tahun 1991.
Ia menghentikan kebiasaannya merokok sesudah operasi itu dan memilih mengisap permen loli untuk menggantikannya.
Cruyff juga tampil di iklan departemen kesehatan Katalunya dan mengatakan, "Sepakbola memberi saya segalanya dalam hidup, tembakau nyaris saja merenggutnya."









