Presiden asosiasi sepak bola Jerman mundur

Sumber gambar, All Sport
Presiden Asosiasi Sepak bola Jerman, DFB, mengundurkan diri terkait dengan pembayaran FIFA yang memicu penyelidikan dalam penggelapan pajak atasnya.
Wolfgang Niersbach mengatakan dia mengambil 'tanggung jawab politik' untuk pembayaran sebesar 6,7 juta euro atau sekitar Rp98 miliar kepada FIFA.
Uang itu diduga digunakan untuk menyuap para pejabat FIFA guna <link type="page"><caption> memastikan Jerman terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2006 namun sudah dibantah tegas oleh DFB.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151017_sport_jerman_pialadunia2006" platform="highweb"/></link>
Niersbach menegaskan dia selalu bekerja dengan 'bersih, yakin, dan benar.'
"Saya ingin sekali lagi membuatnya jelas tanpa kesalahan bahwa saya sama sekali tidak mengetahui tentang latar belakang aliran pembayaran yang sedang diselidiki," katanya.

Sumber gambar, AFP
Pada tanggal 3 November, <link type="page"><caption> Kepolisian Frankfurt memeriksa kantor pusat DFB</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/11/151103_olahraga_jerman_sepakbola" platform="highweb"/></link> terkait dugaan penggelapan pajak dalam Piala Dunia 2006.
Selain itu rumah Niersbach, mantan Presiden DFB, Theo Zwanziger, dan mantan Sekjen DFB, Horst Schmid, juga ikut diperiksa.
Kasus ini berawal dari mingguan Der Spiegel yang memuat artikel yang menyebut bahwa DFB mengumpulkan dana rahasia sebesar 6,7 juta euro dari mantan bos Adidas, Robert Louis-Dreyfuss.
DFB sudah membantah berita itu dan mengancam akan menempuh jalur hukum terhadap Der Spiegel.









