Manajer Liverpool Klopp merasa 'sendirian'

Sumber gambar, Reuters
Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan ia merasa 'sendirian' di Anfield pada saat-saat terakhir pertandingan Liverpool-Crystal Palace yang dimenangkan tim tamu 1-2.
Sebagian pendukung tim tuan rumah meninggalkan pertandingan begitu Scott Dann membuat Palace unggul delapan menit sebelum pertandingan usai.
"Pada menit ke-82, pertandingan telah usai," kata Klopp, yang mengalami kekalahan pertamanya sebagai bos Liverpool.
"Saya membalikkan badan dan merasa cukup sendirian saat itu. Kami harus memutuskan kapan itu berakhir."
<link type="page"><caption> Sundulan Scott Dann membuat Palace unggul terhadap Liverpool</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/11/151108_olahraga_liga_primer" platform="highweb"/></link> dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris.
Bagaimanapun, Klopp telah memenangkan tiga pertandingan, bermain seri tiga kali dan kalah satu pertandingan dalam tujuh pertandingan.
Harus tenang
Klopp tidak murka dengan sikap para pendukung Liverpool yang meninggalkan pertandingan, tapi frustrasi dengan para pemainnya yang tidak percaya bahwa mereka bisa membalikkan kekalahan menjadi kemenangan.
"Saya tidak kecewa dengan para penggemar yang meninggalkan stadion karena mereka memang memiliki alasan," kata pria Jerman tersebut.
"Tapi kita bertanggung jawab agar tak ada yang meninggalkan stadion satu menit sebelum peluit terakhir karena apa pun bisa terjadi," katanya.
Ia mengatakan antara menit 82 dan 94, satu tim dapat mencetak delapan gol, tapi agar ini bisa menjadi kenyataan maka semua elemen klub harus berusaha keras mewujudkannya.
"Itu yang harus kita tunjukkan dan ini tidak kami lakukan," kata Klopp.









