Kasus Carneiro: Bos FA Inggris kecam Mourinho

Carneiro Fearn

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Jon Fearn dan Eva Carneiro saat merawat Eden Hazard yang lalu dikecam Mourinho.

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, mestinya meminta maaf kepada eks-dokter klub Eva Carneiro atas umpatan yang dia lontarkan, kata bos badan sepak bola Inggris (FA) Greg Dyke.

Komisi Disiplin FA sudah meloloskan Mourinho dari tudingan melontarkan ucapan diskriminatif terhadap Carneiro, yang kini sudah keluar.

Namun dalam suratnya kepada para anggota Dewan Direksi FA, Greg Dyke mengatakan bahwa pelatih asal Portugal itu telah "melakukan kesalahan."

Seorang anggota Dewan Direksi, Heather Rabbatts, juga mengecam cara FA menangani kasus ini yang disebutnya "luar biasa mengecewakan."

"Saya sangat kecewa pada bagaimana proses penyelidikan Komisi Disiplin dijalankan," katanya pula.

"Saya kira Mourinho tidak melakukan hal yang seharusnya dalam keriuhan kasus ini. Dia jelas melakukan kesalahan di tengah panasnya situasi pertandingan, dan harus mengakuinya dan meminta maaf," karta Greg Dyke.

"Tetapi ia tidak melakukannya, dan malahan Dr. Carneiro kehilangan posisinya."

"Tim FA sudah memeriksa, dan kendati Mourinho dinyatakan tidak melanggar aturan FA, sudah jelas bahwa kejadian itu menunjukkan kekeliruan pribadi dan perilaku tak pantas di muka umum," tandas Dyke.

Women in Football juga menyatakan<link type="page"><caption> kekecewaannya atas hasil pemeriksaan FA</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151001_olahraga_carneiro_mourinho" platform="highweb"/></link>.

FA<link type="page"><caption> menindak-lanjuti laporan penonton kepada FA</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150918_olahraga_mourinho.shtml" platform="highweb"/></link> yang mengadukan bahwa Mourinho mengumpat Carneiro dengan kata-kata yang merendahkan perempuan dalam pertandingan Chelsea lawan Swansea yang berakhir 2-2.

Mourinho saat itu berang karena Carneiro dan fisioterapis Jon Fearn merawat Eden Hazard, ketika Chelsea sedang bermain dengan 10 orang. Akibatnya, untuk beberapa saat Chelsea bermain dengan sembilan pemain.

Mourinho mengatakan tindakan keduanya 'impulsif dan naif'.

Sesudah kasus itu Carneiro kehilangan tempat sebagai dokter pertandingan, dan akhirnya <link type="page"><caption> memutuskan untuk keluar dari Chelsea</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150923_olahraga_carneiro.shtml" platform="highweb"/></link>.

Carneiro kini sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum untuk peristiwa yang dideritanya.

Mourinho<link type="page"><caption> tetap pada pendiriannya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/08/150814_olahraga_mourinho_dokter.shtml" platform="highweb"/></link> dan berkilah bahwa ia memiliki 'hubungan baik' dengan staf medis Chelsea.

Sebelumnya, <link type="page"><caption> Liga Primer Inggris sudah menyatakan tak memberi sanksi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/08/150818_olahraga_mourinho_lolos.shtml" platform="highweb"/></link> kepada Mourinho untuk perkara ini.