Tommy Sugiarto: Orang tak bisa lagi remehkan saya

Tommy Sugiarto

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Tommy Sugiarto menang tiga set atas Lin Dan di putaran pertama Indonesia Terbuka.

Terjadi kejutan besar di turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka dengan kekalahan Lin Dan dari pemain Indonesia, Tommy Sugiarto di putaran pertama.

Dalam laga hari Rabu (03/06), Tommy dengan gemilang menang 19-21, 21-8, dan 21-16 dalam waktu sekitar satu jam 17 menit.

"Setelah saya menang atas Lin Dan, orang tidak bisa lagi meremehkan saya," kata Tommy, dalam keterangan pers, seperti diberitakan situs djarumbadminton.com.

Tommy juga mengatakan dukungan dari keluarga, termasuk dari sang ayah -Icuk Sugiarto, yang juga pernah aktif di dunia bulu tangkis- ikut berperan dalam mengalahkan Lin Dan.

"Tommy mau menang atau kalah, itu bukan masalah. Yang penting ia bertarung sampai habis," kata Icuk.

Dalam pertandingan ini, Tommy terlihat sangat tenang, terutama di set penentuan.

Reaksi pengguna media sosial di Cina

Bahkan ketika Lin Dan berusaha mengejar angka, Tommy tetap telaten melayani, hingga Lin Dan melakukan kesalahan.

Lin Dan adalah pemain unggulan asal Cina yang sudah berkali-kali menjuarai turnamen tingkat dunia dan juga merebut medali emas tunggal putra di Olimpiade 2008 di Beijing dan Olimpiade 2012 di London.

Tommy Sugiarto

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Lin Dan sudah berkali-kali menjuarai turnamen dunia, termasuk merebut emas Olimpiade.

Kekalahannya di Indonesia Open tahun ini, bisa diperkirakan, mengundang sejumlah reaksi dari para pemakai media sosial.

Cherry814 menulis, "Ia makin tua, jadi wajar kalau ia kalah."

Soal faktor usia juga disinggung Yucunzhenqin yang mengatakan, "Federer sudah tua. Demikian juga dengan Lin Dan."

Sedangkan Keluomida mengatakan bahwa Super Dan (julukan untuk Lin Dan) sudah sering menjadi juara.

"Suatu hari nanti ia pasti akan kelelahan. Bukankah juga sedikit memalukan kalau menang terus-menerus," tulis Keluomida.