Bus Fenerbahce ditembak, Liga Turki jalan terus

Sumber gambar, Reuters
Menteri Dalam Negeri Turki, Sebahattin Ozturk, menegaskan kompetisi sepak bola di negaranya tidak perlu dibekukan, setelah bus tim Fenerbache menjadi sasaran penembakan.
"Saya kira situasinya tidak memerlukan penghentian atau pembekuan (liga sepak bola)," kata Ozturk kepada para wartawan di ibu kota Ankara, hari Minggu (05/04).
Federasi Sepak Bola Turki telah menunda pertandingan yang melibatkan Fenerbahce di turnamen Piala Turki yang dijadwalkan digelar hari Selasa.
Sebelumnya, Fenerbahce mendesak kompetisi Super Lig dibekukan.
Pernyataan Fenerbahce menyebutkan, ini adalah akhir sepak bola dan darah sudah menetes. "Klub mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diadili," demikian pernyataan Fenerbace.
Para pejabat klub mengatakan akan ada pernyataan lanjutan setelah semua pengurus menggelar pertemuan hari Senin.
Penghuni papan atas divisi utama Turki ini tengah dalam perjalanan menuju bandar udara Trabzon, di Turki timur laut, usai mengalahkan Rizespor 5-1, <link type="page"><caption> ketika menjadi sasaran penembakan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/04/150405_olahraga_sepakbola_fenerbahce" platform="highweb"/></link>.
Supir bus dibawa ke rumah sakit, namun semua pemain selamat.
Pemain depan Fenerbahce, Emmanuel Emenike mengatakan ia dan rekan-rekannya terkejut dan terpukul atas penembakan ini.
Pengurus Fenerbahce mengatakan laga di Rizespor selalu rentan insiden kekerasan dan polisi memperketat pengamanan dalam beberapa tahun terakhir.










