Bagaimana Suarez ambil hati suporter Barcelona?

Sumber gambar, Getty
- Penulis, Andy West
- Peranan, Wartawan sepak bola BBC
Luis Suarez hanya menyarangkan tujuh gol di 22 pertandingan untuk Barcelona yang secara sekilas menunjukkan produktivitasnya menurun tajam sebagai pemain depan.
Ini memunculkan spekulasi bahwa penyerang asal Uruguay ini kesulitan beradaptasi dengan kehidupan baru di Barcelona, atau setidaknya belum bisa memperlihatkan ketajaman seperti saat membela Liverpool.
Apakah memang demikian?
Jawabannya bisa jadi tidak karena data statitik kadang menipu.
Dari sisi pencapaian gol memang rendah, tapi Suarez melakukan transformasi dan sekarang lebih sering menjadi pemasok bola untuk dua bintang Barcelona lainnya, Lionel Messi dan Neymar.
Tercatat ia 12 kali mengirim umpan yang berbuah gol dan berperan penting dalam kemenangan 11 kali Barcelona di semua kompetisi sebelum dikalahkan Malaga 1-0 di ajang La Liga.
Beda dengan di Liverpool
Perannya di Barcelona berbeda jauh dengan fungsi yang ia mainkan di Liverpool, di mana ia menjadi penyerang utama.

Sumber gambar, Getty
Di Barcelona, di bawah arahan manajer Luis Enrique, bola dengan cepat dikirim dari bawah langsung ke Suarez, yang bertugas mengobrak-abrik pertahanan lawan dan mengirim umpan ke Messi atau Neymar.
Suarez lebih banyak menjadi 'penyerang bayangan'. Sekarang ia lebih sering membuka dan menyediakan ruang gerak untuk Messi dan Neymar.
Formasi baru ini terbukti sukses sejauh ini dan sekaligus mengukuhkan bahwa era 'tiki-taka' sebenarnya sudah mati.
Tidak ada lagi permainan cantik dengan mengocek bola dari kaki ke kaki.
Yang terjadi sekarang adalah bermain cepat dan menjadikan Suarez sebagai pembongkar pertahanan lawan dan kemudian memasok umpan matang ke duo Messi-Neymar.
Hasilnya adalah tim Barcelona yang mengalami revitalisasi dan pada yang sama, dengan peran baru yang ia mainkan, Suarez berhasil mengambil hati para pendukung setia Barcelona.









