Redknapp mundur dari manajer QPR

Sumber gambar, AFP
Harry Redknapp mundur dari jabatan manajer Queens Park Rangers, QPR, dengan alasan operasi lututnya akan membuat dia tidak bisa melakukan tugas.
Pria berusia 67 tahun tersebut ke luar ketika QPR berada di peringkat dua paling bawah klasemen sementara Liga Primer dengan mengumpulkan 19 angka dari 23 pertandingan.
"Sayangnya, saya perlu operasi mendesak untuk lutut saya. Jika saya tidak bisa memberi 100%, saya rasa lebih baik jika orang lain yang mengambil alih," jelasnya.
Kepala Operasi Sepak Bola di Stadion Loftus Road, Les Ferdinand, dan pelatih Akademi QPR, Chris Ramsey, yang akan mengambil alih kepemimpinan untuk sementara waktu.
Redknapp berhasil membawa kembali QPR naik ke Liga Primer pada musim ini.
Sempat muncul kabar burung, dia akan dipecat sebelum kalah 0-2 dari Mancheser United pada tanggal 17 Januari namun dua hari kemudian bos QPR, Tony Fernandes, mengeluarkan pernyataan Redknapp akan tetap menjadi manajer.

Sumber gambar, Reuters
Redknapp sendiri menuding 'orang dalam' yang berupaya mengguncang klub dengan menyebar kabar burung tersebut.
Saat menyatakan mundur untuk operasi lututnya, <link type="page"><caption> Redknapp -yang menjadi manajer di QPR November 2012-</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/11/121124_redknapp" platform="highweb"/></link> mengungkapkan keyakinan klub akan bertahan di Liga Primer saat ini.
"Saya yakin mereka akan selama di Liga Primer tahun ini," tegasnya.
Pengunduran dirinya disampaikan pada Selasa 3 Februari dan Dewan Direksi QPR menerima permohonan itu.
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terimakasih kepada semua yang sudah dilakukannya untuk QPR selama kepemimpinannya," kata Fernandes.









