Kejutan, juara bertahan Jepang tersingkir di Piala Asia

Sumber gambar, Reuters
Juara bertahan Jepang tersingkir di ajang Piala Asia setelah kalah 4-5 di adu penalti melawan tim nasional Uni Emirat Arab, di Sydney, hari Jumat (23/01).
Hasil pertandingan babak perempat final ini ditentukan dengan adu penalti setelah hingga babak perpanjangan waktu berakhir, kedua tim bermain imbang 1-1.
Pemain pengganti Ismail Ahmed menjadi penentu kemenangan Uni Emirat Arab, menyusul kegagalan dua bintang Jepang, Keisuke Honda dan Shinji Kagawa, mengeksekusi tendangan penalti.
Bagi Uni Emirat Arab, lolosnya ke babak semifinal ini adalah prestasi terbaik, sejak menjadi juara dua dalam penyelenggaraan Piala Asia pada 1996.
Para pemain Uni Emirat Arab mengenakan pita lengan berwarna hitam, sebagai tanda berkabung atas <link type="page"><caption> meninggalnya raja Arab Saudi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150123_reaksi_raja_saudi" platform="highweb"/></link>, Abdullah Bin Abdulaziz.

Sumber gambar, Getty
Di semifinal Uni Emirat Arab akan berhadapan <link type="page"><caption> dengan tuan rumah Australia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/01/150122_australia_cina_pialaasia" platform="highweb"/></link>.
Satu pertandingan lain di babak empat besar ini mempertemukan Irak dan Korea Selatan.
<link type="page"><caption> Irak maju ke semifinal</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/01/150123_irak_pialaasia" platform="highweb"/></link> setelah mengalahkan Iran, juga dengan adu penalti dengan skor 7-6.













