Mourinho pertanyakan dakwaan 'perilaku tak layak' FA

Sumber gambar, AFP
Jose Mourinho mempertanyakan dakwaan Asosiasi Sepakbola Inggris, FA yang menyebut dirinya berperilaku tidak layak akibat komentarnya yang <link type="page"><caption> menyebut ada "kampanye" untuk mempengaruhi keputusan wasit </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/12/141229_mourinho_chelsea_kampanye" platform="highweb"/></link>terhadap timnya.
Dalam jumpa pers menjelang laga melawan Swansea City, Mourinho kembali menegaskan: "Ada kampanye untuk menyudutkan Chelsea. Saya tidak tahu kenapa ada kampanye seperti itu, dan saya tidak peduli."
Mourinho melontarkan tuduhan itu saat wasit Anthony Taylor tidak memberikan hadiah penalti untuk timnya ketika ditahan seri 1-1 oleh Southampton pada laga 28 Desember lalu.
Dalam laga itu, Anthony Taylor mengganjar gelandang Chelsea, Cesc Fabregas dengan kartu merah karena dianggap berpura-pura terjatuh ketika bertabrakan dengan pemain Southampton, Matt Targett di kotak penalti.
"Semua orang tahu, seharusnya Chelsea dapat hadiah penalti," kata Mourinho usai laga.
Peringkat teratas
Asosiasi sepak bola Inggris kemudian mendakwa pria asal Portugal ini atas tuduhannya itu dan diberi waktu untuk memberikan tanggapannya.

Sumber gambar, Reuters
Pekan lalu, Mourinho <link type="page"><caption> menghindari jumpa pers</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/01/150109_jose_mourinho" platform="highweb"/></link> usai timnya menang 2-0 atas Newcastle dalam lanjutan Liga primer. Jose Mourinho akhirnya diwakili oleh asistennya Steve Holland dalam jumpa pers tersebut.
Chelsea saat ini berada di posisi teratas klasemen Liga Primer dengan memiliki nilai 49, dua angka di atas pesaing terdekat Manchester City.
Sabtu (17/01) malam WIB, Chelsea akan bertandang ke kandang Swansea City.











