Balotelli minta maaf terkait 'materi rasisme'

Mario Balotelli akhirnya meminta maaf atas materi yang diunggahnya ke Instagram miliknya.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Mario Balotelli akhirnya meminta maaf atas materi yang diunggahnya ke Instagram miliknya.

Penyerang Liverpool Mario Balotelli telah meminta maaf atas materi yang dia unggah di media sosial yang dianggap bernada anti-Semit dan rasis.

Balotelli dalam akun Tweeternya menulis: "Saya minta maaf jika saya telah menyinggung siapapun.

Dia mengatakan materi yang diunggah di akun Instagram miliknya dimaksudkan sebagai 'kampanye antirasis tetapi dengan pendekatan humor.'

"Dan, saya sekarang mengerti bahwa di luar konteks itu mungkin memiliki efek sebaliknya," katanya.

Sebelumnya, Asosiasi sepak bola Inggris, FA <link type="page"><caption> menegaskan akan menyelidiki materi yang dituliskan Balotelli</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/12/141202_sepakbola_balotelli_instagram" platform="highweb"/></link>, sedangkan Liverpool mengatakan akan membicarakannya dengan Balotelli.

Sementara, Asosiasi sepak bola Italia melalui akun Twitternya menyangkal kalimat yang dituliskan Batoelli itu bernada rasis.

Ketika mulai menuai kritik, striker Liverpool itu menghapus materi tersebut dari halaman Instagram-nya.

Sosok Super Mario

Dalam Instagram miliknya, penyerang berusia 24 tahun ini meneruskan materi yang dibuat oleh orang lain.

"Tidak semua orang Meksiko memiliki kumis, tidak semua orang kulit hitam mampu melompat tinggi dan tidak semua orang Yahudi mencintai uang," demikian materi yang dianggap bernada anti-Semit dan rasis.

"Saya menggunakan karakter kartun seperti dilakukan oleh orang lain, dan apalagi ada sosok Super Mario yang lucu. Tidak ada tendensi ofensif sama-sekali."

"Tapi sekali lagi, saya minta maaf."

Sesuai aturan FA, apabila terbukti adanya tuduhan melakukan rasis, seorang pemain dikenai larangan minimum bermain selama lima pertandingan.

Pada September lalu, aparat kepolisian Merseyside menyelidiki tuduhan adanya komentar rasis yang dilakukan Balotelli di akun Twitternya.

Postingan striker Liverpool di Instagram dianggap ofensif, namun Balotelli membantahnya.