Marussia bantah Bianchi tidak memelan

Sumber gambar, AFP
Tim Formula Satu Marussia mengaku 'terkejut dan marah' karena laporan-laporan sejumlah media yang menyebutkan Jules Bianchi tidak memelankan mobilnya walau ada bendera peringatan.
Bianchi sedang dirawat di rumah sakit karena menderita <link type="page"><caption> cedera</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/10/141005_f1_bianchi" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> di bagian kepala dalam Grand Prix, Suzuka, Jepang,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/10/141005_f1_bianchi" platform="highweb"/></link> Minggu 5 Oktober.
Pembalap berusia 25 tahun itu tabrakan saat bendera peringatan dikibarkan agar para pembalap mengurangi kecepatan karena mobil Adrian Sutil tergelincir dan keluar sirkuit.
Marussia membantah laporan yang mengatakan Bianchi tidak menurunkan kecepatan walau bendera peringatan berkibar.
"Tuduhan itu sepenuhnya tidak benar. Jules memperlambat kecepatannya ketika dua bendera kuning dikibarkan," tulis pernyataan Marussia.
"Faktanya tidak terbantahkan, seperti terbukti oleh data telemetri, yang diberikan tim kepada FIA."
Ditambahkan bahwa Direktur Balapan FIA, Charlie Whiting, mengukuhkan bahwa mereka sudah memberikan data seperti itu bahwa sudah dikaji dan Jules memang memperlambat mobilnya.

Sumber gambar, All Sport
Balapan di Grand Prix Suzuka sempat ditunda karena hujan lebat dan setelah berlangsung harus dihentikan sebelum seluruh putaran selesai karena kecelakan yang dialami Bianchi
Juaranya adalah Lewis Hamilton dari Tim Mercedes yang saat ini memimpin klasemen sementara F1.









