Penjual karcis Piala Dunia ilegal ditahan

Ray Whelan

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Ray Whelan ditangkap di satu hotel mewah di Rio de Janeiro.

Kepolisian Brasil menyatakan 12 orang, termasuk seorang direktur sebuah perusahaan layanan tur Piala Dunia, resmi dijadikan tersangka penjualan tiket ilegal.

Ray Whelan, yang bekerja untuk sebuah perusahaan mitra FIFA, ditangkap bersama sejumlah orang lain di Rio de Janeiro pekan lalu, dengan tuduhan menjual karcis yang sebenarnya diperuntukkan untuk ofisial tim dan sponsor.

Whelan menyangkal tuduhan itu, namun sudah mengembalikan akreditasi Piala Dunia kepada FIFA.

Dalam proses berikutnya, jaksa akan menentukan apakah kasusnya akan dibawa ke pengadilan.

Menurut polisi, sebuah sindikat internasional memperoleh hingga US$90 juta atau sekitar Rp1 triliun di setiap Piala Dunia dan didiuga sudah beroperasi di empat Piala Dunia terdahulu.

Reaksi FIFA

Kepada BBC para penyelidik Brasil mengatakan penipuan karcis itu hanya puncak gunung es.

Sebuah sindikat menjual tribuan karcis VIP ditangkap hari Selasa lalu. Tetapi polisi meyakini, operasi mereka bisa berjalan berkat bantuan ofisial penting sepak bola.

Jaksa di Rio de Janeiro, Marcos Kac, mengatakan pihaknya menemukan karcis yang berasal dari sejumlah federasi sepak bola.

"Kami mendapatkan karcis yang berasal dari konfederasi sepak bola Brasil, Spanyol, dan Argentina. Sebagian besar karcis VIP. Dan tanggapan FIFA? Sekarang ini, tidak ada sama sekali. Ini aneh," kata Kac.

Para pejabat FIFA mengatakan mereka tak bisa menanggapi penyelidikan yang sedang berlangsung, namun berjanji untuk mengambil tindakan terhadap siapa pun yang memperjual-belikan karcis secara ilegal.