Platini dukung sanksi untuk Man City dan PSG

Michel Platini

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Michel Platini mengatakan UEFA tak bermaksud mematikan klub sepak bola.

Presiden organisasi sepak bola Eropa, UEFA, Michel Platini menyebut sanksi untuk Manchester City dan Paris St Germain (PSG) sebagai momen bersejarah.

"Pengurus Manchester City jelas kecewa, demikian juga dengan PSG ... tapi Manchester United dan Everton puas. Ini subjektif. Tapi kita harus menaati peraturan," kata Platini dalam wawancara dengan Sky Sports News.

"Ini momen yang bersejarah dan akan berdampak positif terhadap perkembangan olahraga," tambah mantan kapten tim nasional Prancis ini.

City dan PSG dikenai hukuman setelah dinyatakan melanggar kebijakan keuangan yang biasa disebut financial fair play, yang mengatur keuangan klub.

Berdasarkan kebijakan ini dana yang dikeluarkan untuk belanja pemain tidak boleh melebihi pendapatan klub.

<link type="page"><caption> Baik City maupun PSG diharuskan membayar denda</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/05/140517_mancity_denda.shtml" platform="highweb"/></link>, turun di Liga Champions dengan jumlah pemain lebih sedikit, dan dikenai pembatasan belanja pemain untuk musim depan.

Platini menjelaskan pihaknya bukan bermaksud membunuh klub sepak bola.

"Kami hanya ingin adil kepada semua klub. Klub harus dikelola dengan baik ... kebijakan ini dimaksudkan untuk membantu klub, bukan mematikan," kata Platini.