Dituduh pelecehan, kepala Liga Primer tetap menjabat

Sumber gambar, getty
Richard Scudamore tetap menjadi kepala Liga Primer Inggris meskipun mengirimkan sejumlah email yang berisi pelecehan seksual.
Pria berumur 54 tahun tersebut mengirim pesan yang merendahkan wanita dengan menggunakan kata-kata seksual secara tersirat dan menertawakan "ketidakmasukakalan wanita".
Sejumlah pihak mendesak agar <link type="page"><caption> Scudamore</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/05/140517_sepakbola_fa_scudamore_diskriminasi.shtml" platform="highweb"/></link>, yang sudah meminta maaf, untuk mengundurkan diri.
Tetapi sesudah melakukan pemeriksaan, Liga Primer menyatakan "tidak diperlukan dan tidak ada dasar mengeluarkan hukuman".
Anggota dengan Asosiasi Sepakbola, Heather Rabbats, adalah satu dari sejumlah pihak yang mengecam Scudamore dan menuduh Liga Primer memiliki "kebudayaan pelecehan seksual".
Tetapi pernyataan dewan mengatakan "tidak terdapat iklim tidak menghormati wanita di tempat kerja" di Liga Primer dan menyatakan sejumlah rekan wanita Scudamore di organisasi menegaskan "tingkah lakunya tidak tercela".
Dua puluh klub Liga Primer diajak merundingkan masalah ini dan dewan menyatakan Scudamore "telah mencatat karir tanpa cacat selama 15 tahun ini".
Scudamore sendiri mengakui bahwa dirinya "harus berusaha keras" untuk meyakinkan berbagai pihak bahwa dia mendukung persamaan.









