Fellaini sedih David Moyes dipecat

Sumber gambar, AP
Gelandang Manchester United Marouane Fellaini "sedih" dengan pemecatan David Moyes dari posisi manajer hanya 10 bulan setelah menggantikan Sir Alex Ferguson.
Pemain berusia 26 tahun yang juga pernah menjadi anak buah <link type="page"><caption> Moyes di Everton</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140422_catatan_moyes.shtml" platform="highweb"/></link> itu adalah pemain pertama yang dibeli Moyes ketika ia mulai bertugas di United.
Fellaini mengatakan kepada MUTV, "Ini adalah pekan yang berat karena saya dekat dengan manajer saya."
"Saya sedih tapi ini adalah sepak bola. Hasil adalah yang paling penting dalam sepak bola karenanya klub memutuskan untuk membuat pilihan itu.
"Kini kami memiliki manajer baru dan kami melihat ke depan. Kami punya sisa tiga pertandingan di musim ini dan kami ingin selesai dengan hasil yang kuat."
<link type="page"><caption> Ryan Giggs</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140427_ryan_gigs.shtml" platform="highweb"/></link> meneruskan Moyes dalam kontrak sementara dan mantan kiper United Peter Schemeichel ingin melihat pria Wales itu mendapat posisi itu secara permanen.
Setelah Moyes dipecat bulan lalu, Giggs, 40, dibantu oleh mantan rekannya dari '<link type="page"><caption> Angkatan 92' </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/05/140501_manchesterunited_92.shtml" platform="highweb"/></link>Phil Neville, Paul Scholes dan Nicky Butt.
Schmeichel mengatakan kepada BBC Radio 5 live, "Saya ingin melihat Ryan dan staf lain diberi kesempatan untuk membawa klub ini maju.
"Manchester United secara kultur sangat berbeda dengan klub mana pun. Ini adalah tempat yang sulit untuk dikelola. Anda membutuhkan orang yang paham dan mengetahui budaya itu."









