Kalahkan Bradley, Pacquiao raih juara WBO

Pada 2012 Manny Pacquiao dikalahkan Bradley di tempat yang sama.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pada 2012 Manny Pacquiao dikalahkan Bradley di tempat yang sama.

Manny Pacquiao berhasil mengalahkan Timothy Bradley dan meraih gelar juara kelas welter WBO di Las Vegas, Amerika Serikat.

Petunju asal Filipina, Pacquiao, 35, yang pernah dikalahkan petinju AS Bradley dalam pertemuan yang kontroversial pada 2012, unggul di semua skor yang diberikan oleh tiga juri.

"Saya membuktikan malam ini, bahwa perjalanan saya di tinju akan berlanjut," kata Pacquiao, yang telah memenangkan 56 dari 63 pertandingan.

Ditanya seberapa lama lagi dia akan bertarung di ring tinju, dia menjawab: "Beberapa tahun lagi.

"Tidak ada masalah buat saya. Tugas saya adalah berjuang di ring tinju - dengan lawan siapa pun."

Dua juri memberi skor 116-112 untuk Pacquiao, sementara juri ketiga memberikan skor 118-110 dengan keunggulan untuk petinju Filipina itu.

"(Bradley) memberi saya banyak pukulan dan saya tidak mau gegabah," kata Pacquiao.

"Dalam pertandingan paruh kedua, saya mendengarkan pelatih dan dia mengatakan untuk melihat kesempatan agar bisa melesakkan pukulan."

Pacquiao mengatakan pelatihnya Freddie Roach: "meminta saya untuk melakukan perubahan dan saya lakukan itu. Bradley liar di luar, jadi saya ambil di bagian dalam."

Mengomentari kekalahannya, Bradley, 30 mengatakan: "Saya bertekad untuk menjatuhkannya. Saya dikalahkan di sini, tapi perang belum berakhir."

Pada 2012 lalu, Manny Pacquiao harus <link type="page"><caption> kehilangan sabuk juara</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/06/120610_mannylost.shtml" platform="highweb"/></link> setelah kalah angka ketika melawan Bradley.

Kekalahan itu cukup kontroversial karena banyak orang menilai Pacquiao bertarung lebih baik.

Bradley mengatakan ia sempat <link type="page"><caption> berpikir untuk bunuh diri</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140412_bradley_pacquiao.shtml" platform="highweb"/></link> karena hinaan dan tekanan yang ia terima setelah kemenangannya pada 2012 lalu itu.