Pacquiao: Saya masih punya insting pembunuh

pac-bradley

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pacquiao kalah angka dari Bradley pada 2012

Petinju Filipina, Manny Pacquiao, menegaskan dirinya masih punya insting pembunuh menjelang laga menghadapi petinju Amerika Serikat Timothy Bradley di Las Vegas, Sabtu (12/04).

"Saya harus membuktikan bahwa saya masih memiliki insting pembunuh dan rasa lapar kepada dia [Bradley] dan kepada diri saya sendiri," kata Pacquiao.

Penegasan itu mengemuka di tengah keraguan bahwa Pacquiao masih mumpuni.

Meski ia menang angka telak atas Brandon Rios pada November tahun lalu, banyak pihak yakin bahwa masa keemasan Pacquiao sudah berlalu.

"Rasa lapar yang ia cari sudah tidak ada lagi," kata Bradley, 30, pemegang gelar juara kelas welter ringan.

"Ia dulu adalah petinju yang tangguh tapi kini kualitas itu sudah lenyap."

Pertandingan antara Pacquiao dan Bradley di Las Vegas merupakan <link type="page"><caption> partai ulangan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/06/120610_mannylost.shtml" platform="highweb"/></link>.

Dalam pertarungan pertama mereka pada 2012, Bradley, yang tidak terkalahkan dalam 32 pertandingan profesional, dinyatakan sebagai pemenang kendati pengamat mengatakan Pacquiao justru menunjukkan performa yang lebih baik.

Pacquiao, 35, telah menjuarai tujuh gelar dunia di tujuh divisi berat tapi ia menderita kekalahan pada dua dari tiga pertarungan terakhirnya.

Jika Pacquiao tidak berhasil merebut kemenangan atas Bradley, karier petinju Filipina itu amat mungkin akan berakhir.

Pacquiao <link type="page"><caption> memulai karier</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/03/120319_pacquiaoretire.shtml" platform="highweb"/></link> sebagai petinju profesional sejak 1995 dan mengantongi 55 kemenangan serta lima kekalahan dari 62 pertandingan.