Obat bius Michael Schumacher dikurangi

Sumber gambar, AFP
Dokter yang merawat legenda Formula Satu, Michael Schumacher, mengurangi obat biusnya sebagai upaya untuk membangunkannya dari koma.
Pengurangan ini memungkinkan 'proses membangunkan' dimulai, seperti dijelaskan manajernya Sabin Kehm dalam pernyataan kepada media.
Namun Kehm menambahkan bahwa membawa juara tujuh kali <link type="page"><caption> Formula Satu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/formula_1/" platform="highweb"/></link> itu ke luar dari kondisi koma akan memakan waktu yang lama.
Schumacher menderita cedera kepala yang serius karena <link type="page"><caption> kecelakan saat bermain ski di Pegunungan Alpen, Prancis,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/12/131229_schumacher_ski_kecelakaan_balap.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> pada tanggal 29 Desember.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/12/131229_schumacher_ski_kecelakaan_balap.shtml" platform="highweb"/></link>
Dokter yang merawatnya di rumah sakit di Grenoble, Prancis selatan, membuatnya berada dalam kondisi koma setelah menjalani operasi untuk mengambil gumpalan darah dari otaknya.
Pria berusia 45 tahun tetap direkayasa dalam keadaan 'tertidur' sebagai upaya untuk mengurangi pembengkakan. <link type="page"><caption> Kondisinya dinyatakan stabil namun kritis.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/01/140107_schumacher.shtml" platform="highweb"/></link>
Sabin Kehm berjanji akan menjelaskan lebih rinci tentang pengurangan obat bius ini jika 'prosesnya sudah terkonsolidasi'.

Sumber gambar, Reuters
Pernyataan terbaru yang dikeluarkannya kembali meminta agar media menjaga privasi keluarga Schumacher serta para dokter dan sekaligus menghargai simpati yang datang dari seluruh dunia.
Schumacher -yang merebut juara F1 bersama Benetton dan Ferrari- mundur dari membalap pada tahun 2012.









