Simunic didenda karena pekik pro-Nazi

Penyerang Timnas Kroasia yang dituduh meneriakkan yel-yel pro-Nazi selepas pertandingan penyisihan Piala Dunia didenda £2.600 karena 'menyebarkan kebencian rasial'.
<link type="page"><caption> Josip Simunic sudah membantah melakukan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/11/131121_kroasia_sepakbola_nazi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kesalahan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/11/131121_kroasia_sepakbola_nazi.shtml" platform="highweb"/></link> ketika dia menggunakan mikrofon untuk menggalang dukungan penonton setelah Kroasia mengalahkan Islandia 2-0 dalam play-off penyisihan Piala Dunia 2014.
Pekik yang dia suarakan memiliki konotasi dengan Nazi dan jaksa penuntut mengatakan Simunic tahu kalau yel-yel itu digunakan pemerintah pro-nazi pada Perang Dunia II.
Rekaman video memperlihatkan Simunic meneriakkan kata-kata 'untuk tanah tumpah darah' dan para penonton membalas dengan 'siap', yang terkait pada masa kekuasaan rezim Ustasha.
Biasanya pekik tersebut dilengkapi dengan salam hormat ala Nazi dan sering digunakan oleh para pendukung Timnas Kroasia, yang menyebabkan FIFA maupun UEFA menjatuhkan sanksi indispliner.
Dan dalam kasus terbaru Simunic, FIFA sudah mengatakan sedang menyelidiki kemungkinan untuk sanksi tersebut.
Setelah meraih kemenangan atas Islandia, Selasa (19/11), Simunic juga sempat mengatakan bahwa beberapa orang perlu belajar sejarah.
"Saya tidak khawatir. Saya mendukung Kroasia, tanah tumpah darahku. Jika seseorang menentangnya, itu masalah mereka."









