Lance Armstrong berjanji jujur '100%'

Lance Armstrong
Keterangan gambar, Tujuh gelar Tour de France dicabut, begitu pula sejumlah prestasi Armstrong lainnya.

Mantan pebalap sepeda yang kariernya ternoda oleh praktik doping, Lance Armstrong, mengatakan pada BBC bahwa ia akan bersaksi dengan jaminan "100% transparan dan jujur" jika dilakukan pemeriksaan terkait isu doping.

Namun pebalap asal AS itu juga meminta dirinya diperlakukan dengan adil setelah pada Januari lalu mengakui dirinya menggunakan obat pendongkrak kinerja saat memenangkan tujuh gelar Tour de France.

Dalam wawancara khusus itu, olahragawan usia 42 tahun ini mengatakan banyak pelaku olahraga sepeda yang juga menggunakan doping "dibiarkan bebas begitu saja," sementara sebagian lain yang melakukan pelanggaran yang sama harus "menerima hukuman mati."

Dalam tuduhan yang dilancarkan oleh Badan Anti Doping AS, Armstrong dinyatakan mengotaki "program doping yang paling canggih, profesional dan sukses sepanjang sejarah olahraga," dan akibatnya ia kehilangan gelar Tour de France-ya setelah dicopot pada Agustus 2012.

Pria kelahiran Texas ini menderita kanker sebelum meraih gelar 'juara' tujuh kali berturut-turut di arena balap akbar Tour de France tahun 1999, ia juga dipaksa <link type="page"><caption> mengembalikan medali perunggu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/10/131002_armstrong_medali.shtml" platform="highweb"/></link> yang diraihnya di nomor balap <italic>time trial</italic> di ajang Olimpiade Sydney tahun 2000.

Wawancara sepanjang 20 menit dengan BBC World Service ini juga dipakai Armstrong untuk menjelaskan bagaimana hidupnya mengalami "kepahitan" setelah pengakuannya menggunakan doping dinyatakan dalam siaran televisi <link type="page"><caption> saat menjadi tamu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/01/130107_amstrongoprah_hiburan.shtml" platform="highweb"/></link> presenter kondang, Oprah Winfrey pada awal tahun ini.

Ia menceritakan rusaknya reputasi juga mendatangkan ancaman gugatan dari banyak pihak terkait kekayaannya yang berhasil didapat dari olahraga bersepeda, yang sempat dilaporkan berjumlah US$125 juta (Rp1,4 triliun), dimana "gugatan muncul terus" karena banyak yang merasa dirugikan oleh kebohongannya.

Saat ditanya apakah Armstrong menyesali keputusan melakukan wawancara dengan Oprah Winfrey itu ia mengatakan: "Saya memang harus menjawab pertanyaan itu.

"Ada tumpukan gugatan hukum datang yang akan menempatkan saya pada posisi sulit."

Armstrong mengatakan yang diharapkannya saat ini adalah agar pihak yang <link type="page"><caption> berwenang mengungkap skandal doping</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/11/121114_wadadopingcode.shtml" platform="highweb"/></link> melakukan tugasnya dengan konsisten.

"Kalau memang yang lain-lain juga kena hukuman mati, maka saya akan jalani hukuman mati itu," janjinya.