Khawatir dukung tindakan haram, Cisse tolak kaus rentenir

Penyerang Newcastle United, Papiss Cisse, mundur dari kamp latihan Newcastle di Portugal setelah menolak mengenakan kaos tim yang memasang sponsor perusahaan rentenir, Wonga.
Cisse, yang dikenal sebagai Muslim yang sangat taat, mengatakan ia tak bisa ikut mempromosikan perusahaan yang mengenakan bunga sangat tinggi kepada para nasabah.
Kepada klub Cisse mengatakan penolakan ini berdasarkan pada keyakinan agama yang ia anut.
Sebelumnya organisasi Islam di Inggris, MCB, meminta para pemain Muslim Newcastle <link type="page"><caption> tidak mengenakan kaus Wonga</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2012/10/121010_mcb_newcastle.shtml" platform="highweb"/></link>, karena tindakan itu sama dengan mempromosikan hal-hal yang haram.
Pemain Senegal ini menawarkan diri memakai kaus tim tanpa logo Wonga atau kaus yang memasang nama lembaga sosial.
Beberapa laporan menyebutkan sikap tersebut membuat masa depan Cisse di Newcastle menjadi tidak menentu.
Belum ada solusi
Hubungan Cisse dengan manajemen klub juga dilaporkan tegang gara-gara kasus Wonga ini.
Wakil Cisse berusaha mengatasi masalah dengan menghubungi asosiasi pemain profesional di Inggris, PFA, untuk ikut berunding dengan klub.
Namun sejauh ini belum ditemukan jalan tengah.
"Kami menyadari bahwa klub perlu sponsor dan ini bisa datang dari sektor mana saja," kata Bobby Barnestold, wakil ketua PFA, Juni lalu.
"Tapi bila seseorang, karena alasan agama, tak bersedia mengenakan nama sponsor itu, maka harus dicarikan jalan keluar," katanya.
Wonga menggantikan Virgin Money sebagai sponsor utama Newcastle mulai musim kompetisi 2013-2014.
Diyakini Wonga membayar £8 juta per tahun ke Newcastle United.









