Suarez: saya tak layak terima sanksi berat

Asosiasi sepak bola Inggris (FA) menggelar pertemuan hari Rabu (24/04) untuk membahas sanksi bagi penyerang Liverpool, Luis Suarez.
Agenda utama adalah seberapa berat sanksi untuk Suarez, setelah ia menggigit lengan pemain belakang Chelsea, Branislav Ivanovic, di laga hari Minggu yang berakhir 2-2.
Pada Selasa malam Suarez menerima dakwaan bahwa ia bertindak kasar terhadap pemain lawan, namun menegaskan bahwa ia tidak layak menerima sanksi berat, melebihi larangan tiga kali bertanding.
"Suarez menolak klaim FA bahwa sanksi standar, berupa larangan tiga kali bertanding, terlalu ringan," demikian pernyataan FA.
Bimbingan psikologis
Beberapa pihak di Inggris mendesak pembahasan oleh FA ini dengan mempertimbangkan pelanggaran-pelanggaran Suarez di masa lalu, seperti aksi melecehkan pendukung Fulham dan komentar rasis terhadap pemain Manchester United, Patrice Evra.
Dalam kasus Evra, Suarez dikenai larangan bertanding delapan kali.
Sebelum pindah ke Liverpool, Suarez juga pernah dilarang turun ke lapangan saat bermain untuk klub Belanda, Ajax.
Sanksi berat bagi Suarez, bila memang itu yang diputuskan, akan menjadi kabar buruk bagi Liverpool, karena penyerang produktif ini dipastikan tidak akan bisa membantu timnya di akhir musim kali ini, dan mungkin di awal musim depan.
Harian Inggris The Daily Telegraph mengatakan dalam kasus ini Liverpool akan mendesak FA membantu rehabilitasi dan bimbingan psikologis untuk Suarez.









