London tetap gelar lomba maraton hari Minggu

Maraton London
Keterangan gambar, Tahun lalu lomba Maraton London diikuti tak kurang dari 37.000 orang.

Lomba Maraton London akan tetap digelar pada hari Minggu (21/04) namun dengan pengaturan keamanan yang berbeda setelah terjadi ledakan di lomba Maraton Boston.

Setidaknya tiga orang tewas dan lebih 100 orang luka-luka dalam ledakan <link type="page"><caption> di dekat garis finish Maraton Boston</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130416_ledakan_boston.shtml" platform="highweb"/></link>, hari Senin (15/04).

"Saya yakin bahwa penyelenggaraan Maraton London akan berjalan aman," kata Hugh Robertson, menteri olahraga Inggris kepada BBC.

"Kita bisa menunjukkan solidaritas kepada para korban di Boston dengan tetap menyelenggarakan lomba di London," tambahnya.

Julia Pendry dari kepolisian London yang bertanggung jawab atas pengamanan Maraton London mengatakan semuanya sudah diantisipasi namun akan ada pertemuan lanjutan untuk memastikan ledakan di Boston tidak terulang di London.

"Kami akan mengkaji pengamanan ini bersama panitia penyelenggara," kata Pendry.

Maraton London digelar tiap tahun sejak 1981. Tahun lalu jumlah peserta lomba ini mencapai 37.000 orang.

Sementara itu kepolisian London mengatakan pengamanan prosesi pemakaman mantan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher, hari Rabu di pusat kota London dipastikan tidak akan terpengaruh dengan ledakan di Boston.

Kepolisian Metropolitan London mengatakan pemakaman ini sudah direncanakan secara terperinci dan diyakini tidak akan ada gangguan keamanan yang serius.