Perenang Australia menggunakan obat tidur

Perenang Australia.
Keterangan gambar, Tim renang 4x100 meter gaya bebas estafet mengaku menggunakan Stilnox.

Anggota tim renang gaya bebas estafet Australia mengaku menggunakan obat tidur Stilnox dalam sebuah acara menjelang pertandingan di Olimpiade London 2012.

Dalam konferensi pers di Sydney, Jumat 22 Februari, keenam perenang pria itu juga mengaku terlibat dalam perilaku yang merusak.

Pengakuan ini disampaikan setelah terbitnya sebuah <link type="page"> <caption> laporan bahwa para perenang Tim Olimpiade Australia</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/02/130219_renang_australia.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> hidup dalam budaya 'beracun'</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/02/130219_renang_australia.shtml" platform="highweb"/> </link> dan menyalahhgunakan obat-obat resep.

Prestasi tim renang Australia di Olimpiande London -dengan hanya satu medali emas- merupakan yang terburuk sepanjang dua dekade terakhir.

Otorita renang Australia mengatakan keenam perenang itu akan menghadapi dewan penyidik. Mereka adalah James Magnussen, Eamon Sullivan, Tommaso D'Orsogna, Cameron McEvoy, James Roberts, dan Matthew Targett.

Stilnox digunakan untuk menangani kesulitan tidur dan bukan merupakan obat terlarang namun Komite Olimpiade Australia, AOC, melarang penggunaannya menjelang Olimpiade.

Berperilaku 'kekanak-kanakan'

Keenam perenang putra untuk nomor 4x100 meter gaya bebas estafet itu mengatakan obat mereka dapatkan sebelum berangkat ke pemusatan latihan di Spanyol dan sebelum AOC mengumumkan larangan.

Namun mereka mengaku saat mengkonsumsinya, Stilnox sudah dilarang.

"Kami bersama mengukuhkan bahwa kami ikut serta dalam latihan kebersamaan dan pada saat itu menggunakan Stilnox."

Mereka juga mengaku kemudian terlibat dalam perilaku 'kekanak-kanakan' dan 'bodoh', seperti mengetuk pintu kamar para atlet lain, melakukan beberapa panggilan telepon, dan tidur pukul 22.30.

Bagaimanapun salah seorang perenang, James Roberts, mengatakan tidak sampai mengkonsumsi obat.

Tim yang sebelum Olimpiade London digelar mendapat julukan Senjata Pemusnah ini hanya berhasil mencapai urutan keempat padahal diharapkan meraih medali.

Sementara Magnussen -yang sempat diunggulkan merebut medali emas di nomor 100 meter gaya bebas- mendapat medali perak.